Tipu-Tipu Jaksa Gadungan, Istri pun Tertipu

Tersangka jaksa gadungan tertunduk malu

KBRN, Surabaya : Perjalanan Abdussamad (39) menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya gadungan terhenti. Berbekal pernah menjadi pegawai Honorer Kajari Pontianak Kalimantan Barat, pemuda asal Kota Surabaya itu membuat orang tertipu termasuk istrinya.

Bak seorang Jaksa sungguhan, Abdussamad menggunakan seragam jaksa lengkap dengan atribut ketika keluar rumah untuk meyakinkan masyarakat.

"Kalau diwarung kopi pakai seragam jaksa tapi dilengkapi jaket," ungkapnya, Jum'at (5/3/2021).

Saat ini ia ditetapkan tersangka setelah petugas Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan disalah satu Hotel dikawasan Surabaya Barat.

Menurut AKBP Oki Ahadian Purwono Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, tersangka juga melakukan aksi penipuan menawarkan kepada para korban, bisa memasukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kementerian Hukum dan Ham maupun Kejaksaan.

Oki menambahkan, tersangka kemudian meminta sejumlah uang kepada para korban dengan cara mentransfer melalui rekening pribadinya masing – masing sebesar Rp 325 juta dan Rp 300 juta. Total keseluruhan mencapai Rp 625 juta.

"Jadi karena yang dijanjikan untuk masuk sebagai CPNS tidak terealisasi, para korban mulai curiga. Mereka meminta kepada tersangka agar uang tersebut di kembalikan. Karena selalu didesak oleh para korbannya, pelaku kemudian menghilang dan tidak diketahui keberadaannya," kata Oki Ahadian Purwono.

Terungkapnya kasus ini bermula saat pelaku nginap di salah satu Hotel berbintang di kawasan Surabaya Barat dan mengaku sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya. Selama satu bulan lebih berada di kamar Hotel tersebut, warga Sambiarum Lor Sambikerep Surabaya tersebut tidak melakukan pembayaran. 

Dalam upaya penangkapan terhadap pelaku, polisi terlebih dahulu berkordinasi dengan pihak Kejaksaan Negeri Surabaya.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku uang yang sudah diterima dari para korban di gunakan untuk kepentingan pribadi seperti nginap di Hotel, sewa mobil dan lain-lain. Dari tangan pelaku Polisi juga menyita barang bukti (BB)) beberapa lembar bukti transfer Bank BCA, pakaian resmi Kejaksaan beserta atributnya, tongkat Komando berlogo Kejaksaan,1 buah Pet berlogo Kejaksaan, 2 buah topi berlogo Kejaksaan, 1 buah topi Mut berlogo Kejaksaan, 1 buah KTP berstatus PNS, 1 set kelengkapan bet Kejaksaan Negeri Surabaya, 1 buah lencana, 1 buah Kartu PIJ (Persatuan Jaksa Indonesia) atas nama AS.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00