Terduga Teroris Diamankan Densus 88 di Mojokerto, Teman Kos Diperiksa

Petugas saat mengecek rumah kos milik terduga teroris di Dusun Jabon RT 13 RW 04, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. (FOTO/istimewa)

KBRN, Mojokerto : Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim). Seorang teman kos terduga ikut diamankan petugas, Junat (26/2/2021).

Penangkapan dilakukan Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di kawasan Dusun Jabon RT 13 RW 04 yang tak jauh dari Masjid Desa tersebut menjelang shalat Jumat, sekitar pukul 11.30 WIB. Kepala Dusun, Nur Salam (48) mengatakan, warga setempat mengaku tidak ada yang mengenal terduga teroris yang diamankan. Pasalnya, keduanya baru menghuni kamar kos itu sekitar satu bulan.

"Jika dimintai kartu identitas, keduanya selalu menghindar. Tadi ada penggeledahan di kamar kos terduga teroris itu. Sejumlah petugas terlihat mengamankan barang bukti. Katanya dari Polda dan mau ambil barang bukti. Saya diminta untuk menyaksikan ambil barang bukti," terang Nur Salam.

Setelah penangkapan itu, saat petugas berjaga di depan rumah kos terduga teroris, tiba-tiba saja ada seseorang yang datang dan masuk kamar kos laki-laki yang telah diamankan. Petugas yang curiga langsung menggeledah pemuda tanggung yang tampak kebingungan itu. Saat ditanya polisi, dia tidak tahu jika temannya telah ditangkap Densus 88. 

"Ada sekita tujuh sampai delapan orang berpakaian biasa, pakai masker, dan nggak bawa senjata. Mereka membawa laptop, komputer, HP, memory card. Penghuninya tadi sudah tidak ada karena sudah ditangkap di pertigaan, saat mau ke masjid Jumatan,” katanya.

Pascapenangkapan terduga teroris, petugas dari Polsek dan Koramil serta kecamatan datang ke lokasi dan mengamankan sejumlah barang yang ads di dalam kamar Kos. Seluruh warga sekitar dilarang untuk mendekati lokasi.

Sementara itu, Kapolsek Mojoanyar, AKP Airlangga Pharmady mengaku, tidak tahu terkait penangkapan terduga teroris di wilayahnya. Meski pasca kejadian, ia bersama anggota dan Camat Mojoanyar langsung menuju ke lokasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00