Terekam CCTV, Tiga Spesialis Pencuri Sepeda Angin Ditangkap

Ketiga tersangka pencurian sepeda angin

KBRN, Surabaya : Tiga Pemuda di Surabaya di ringkus Jatanras Polrestabes Surabaya. Mereka terekam kamera CCTV milik warga setelah melakukan aksi pencurian sepeda angin.

Bukan kali pertama kompolotan pencuri ini melakukan aksinya. Dari pengakuan salah satu tersangka sudah melakuan aksi pencurian sepeda sudah 10 kali. Dengan TKP di Surabaya dan Gresik.

Ketiga pelaku bernisial IGE (25) warga Benowo, LE (20) warga Kupang Gunung Jaya dan MAB (22) warga Kembang Kuning dan AGN masih dalam pengejaran. Ketiga tersangka ditangkap oleh polisi pada Kamis (12/11) lalu di Kembang Kuning.

"Terbongkarnya komplotan pencuri sepeda angin di Surabaya ini, berawal dari laporan masyarakat di Polsek Lakarsantri. Dengan barang bukti kamera CCTV,"  ungkap Kanit Jatanran, Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra, Selasa (24/11/2020).

Ia menjelaskan dari penyelidikan yang dilakukan alasan tersangka lebih memilih mencuri sepeda angin ketimbang kendaraan bermotor karena mudah dijual. Dari satu sepeda, minimal para pelaku menjual sepeda seharga Rp 500 ribu sampai Rp 3 juta.

"Para pelaku memiliki peran berbeda. Ada yang menunggu di luar sambil mengawasi situasi sekitar rumah korban. Selanjutnya yang lain mengambil sepeda angin yang berada di dalam pagar rumah korban dengan cara melompati pagar rumah," terang Agung.

Agung menambahkan ketiga pelaku ditangkap di lokasi yang sama. Dari penangkapan para pelaku dan memeriksa tempat persembunyian, petugas mengamankan enam barang bukti sepeda angin. Semuanya adalah sepeda hasil kejahatan. Tak hanya sepeda biasa, sepeda bermerk juga diamankan. 

"Setelah berhasil mengambil sepeda angin milik korban selanjutnya para pelaku lari dan menaikkan sepeda di motor," lanjut Agung.

Sementara itu, salah satu tersangka mengaku target dari pencurian selain rumah, mereka sering kali melakukan aksinya saat sepeda dipakai buat olahraga dan beristirahat. 

"Sasarannya kadang sepeda yang mahal. Kadang yang biasa juga diambil. Mencari sasaran ada yang dibuntuti, ada yang sengaja curi dari acak jalan dan ada yang pagi menyasar korban lagi istirahat," paparnya.

Dari kejahatan ketiga pelaku, polisi mengamakan sejumlah barang bukti yakni dua buah handphone, enam sepeda angin merk united, polygon, evergreen, fastron dan satu unit motor sebagai sarana kejahatan dan satu rekaman CCTV. Akibat perbuatannya ketiga tersangka terancam dijerat pasal 363 KUHP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00