Coba Suap dan Hina Anggota PJR Tol, Warga Kota Semarang Dipolisikan

Joko Ristiawan tersangka ujaran kebencian terhadap anggota Ditlantas PJR Polda Jatim melalui akun FB diamankan Polresta Sidoarjo, Senin (09/11/2020). Foto : Andri Santoso
Polisi Polresta Sidaorjo menujukkan barang bukti kasus ujaran kebencian melalui Facebook. Foto : Andri Santoso

KBRN, Sidoarjo: Jajaran Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan, Joko Ristiawan (32) warga Desa Trimulyo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.

Supir truk sekaligus pemilik akun Facebook (FB) Joko Umbaran Unyil tersebut dilaporkan atas dugaan penghinaan terhadap anggota PJR Polda Jatim melalui akun media sosial FB miliknya.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji mengatakan, tersangka merupakan supir truk bermuatan ayam. Namun ketika dilakukan penindakan tilang atas pelanggaran lalulintas di jalan Tol oleh anggota, tersangka mencoba menyuap dan tidak mau ditilang, dan membuat video dengan handphone kemudian di posting di akun FB milik tersangka.

"Petugas menolak, petugas pun tetap melakukan penilangan. Tersangka mengupload video di akun Facebook miliknya yang isi videonya intinya adalah SARA," ungkap Sumardji dalam pers rilis di halaman Mapolresta Sidoarjo, Senin (09/11/2020).

Kejadian bermula, pada Rabu 23 September 2020 sekitar pukul 09.00 WIB lalu itu, saat Imam Mahmudi (pelapor) dan saksi selaku anggota PJR Polda Jatim, menindak tersangka karena melanggar peraturan muatan kendaraan, sehingga dilakukan penilangan. Namun, tersangka menolak dan mencoba menyuap petugas dengan cara menyelipkan uang di buku KIR.

"Tersangka kita tangkap di kawasan Gresik ketika mengantar ayam dari Jawa Tengah untuk di bawa ke Jawa Timur," terang Sumardji.

Diketahui, lantaran emosi, video tersebut diposting di akun Facebook milik tersangka, dalam postingan itu di berikan kata-kata “pengemis berseragam…km759…ASU’.

"Tersangka melakukan pelanggaran UU ITE, Tentang perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Ancaman hukuman enam tahun penjara," tegasnya.(and)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00