Pelaku Pembunuh 'Nona Bocil' Terancam 20 Tahun Penjara

Pelaku Pembunuh
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan korban IY, yang dilakukan pelaku berinisial MWM. (Foto: Ayu Citra)

KBRN, Kediri: Misteri siapa pelaku pembunuh pemilik akun 'nona bocil' alias korban berinisial IY (33), yang jasadnya ditemukan di salah satu Hotel di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (14/5/2022), maka kini berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Kediri.

Dalam konferensi pers, Selasa (17/5/2022), di Mapolres Kediri, Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra menjelaskan, pelaku pembunuhan berinisial MWM (21). Atas tindakannya, pelaku terancam pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau penjara sementara selama 20 tahun, dan Pasal 365 KUHP dengan ancaman selama-lamanya 15 tahun.

"Sanksi pidana ini dikenakan, karena pelaku MWM diduga melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan pencurian yang didahului dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang. TKP di kamar nomor 308 Bougenvil, Jalan PB Sudirman Pare Kediri," kata Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra.

AKP Rizkika mengatakan, penangkapan pelaku MWM tidak berlangsung lama dari penemuan jenazah korban IY pada hari Sabtu (14/5/2022). Saat itu, tersangka MWM diamankan di Kabupaten Jombang dan kini sudah ditahan di Mapolres Kediri.

"Tersangka MWM memiliki latar belakang sebagai karyawan swasta. Pria ini lahir di Jombang, 16 Agustus 2001 dan beralamat di Dusun Kademangan, RT 007/ RW 002, Desa Gudo, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang," katanya.

Mengenai kronologis kejadian, rinci AKP Rizkika, hal ini bermula ketika korban IY dan tersangka MWM berkenalan lewat media sosial, membuat janji via WhatsApp hingga akhirnya bertemu untuk berkencan/ berhubungan badan dengan harga kesepakatan Rp 1 juta (untuk tiga jam).

"Awalnya, korban IY mengendarai sepeda motor dan memesan kamar hotel sendiri di salah satu hotel di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri serta mendapatkan kamar nomor 308 Bougenvil. Setelah memperoleh kamar, pelaku MWM menyerahkan uang kesepakatan kepada korban IY dan dilanjutkan dengan berhubungan badan," katanya.

Kemudian, lanjutnya, korban IY mengeluhkan kelelahan dan meminta pijat kepada pelaku MWM dengan posisi telungkup. Namun, akhirnya pada saat itu tersangka MWM mengeluarkan sebuah pisah yang sudah dibawa dari rumah hingga menikam leher korban di bagian belakang.

"Berdasarkan hasil otopsi, diketahui saat kejadian korban sempat menangkis hingga tampak luka di tangan korban IY. Lalu, dari hasil pemeriksaan petugas tercatat bahwa motif pelaku MWM untuk membunuh korban adalah menguasai harta korban, termasuk ia ingin mengambil kembali uang Rp 1 juta yang sudah dibayarkan," katanya.

Di tempat sama, Pelaku MWM, mengatakan, bahwa dengan tindakannya membunuh korban IY ini, pihaknya mengaku khilaf.

"Saya tidak menyangka ini bisa terjadi. Saya khilaf," katanya.

Sebelumnya, petugas Sat Reskrim Polres Kediri pada Sabtu (14/5/2022) mendapatkan laporan dari masyarakat jika telah ditemukan mayat tanpa busana dengan luka sayatan pada leher di salah satu hotel di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Pelaporan ini tertulis dalam LP/B/64/V/2022/SPKT/Polres Kediri/Polda Jawa Timur, Tanggal 14 MEI 2022. Pada saat itu, jenazah korban langsung dievakuasi, dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan otopsi, dan setelah itu dimakamkan ke rumah korban di Desa Canggu, Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.

Tak hanya itu, atas kejadian ini pula, akun milik korban IY, bernama 'Nona Bocil', kini menjadi viral di jagad maya. Bahkan di laman tersebut juga bermunculan banyak doa dari masyarakat, untuk korban IY alias 'Nona Bocil' serta ada pula komentar netizen yang mengapresiasi kinerja Sat Reskrim Polres Kediri atas keberhasilan penangkapan pelaku pembunuhan yakni MWM.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar