Pura - Pura Jadi Korban Begal, Pria ini Berhasil Ngeprank Polisi di Sidoarjo

KBRN, Sidoarjo : Alex Yuli Hantoro alias Johan (34) ditemukan tergeletak disamping jalan Watesari, Balongbendo, Sidoarjo pada, Senin (17/1) malam yang diduga menjadi korban begal ternyata palsu.

Usai ramai diberitakan menjadi korban begal. Johan dilarikan kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan perhatian khusus dari pihak kepolisian.

"Petugas juga curiga dengan kelakuan korban, setelah dicecar pertanyaan. Akhirnya ia mengakui jika tidak menjadi korban begal. Namun hanya berpura-pura jadi korban begal saja," terang sumber yang enggan disebut namanya.

Bahkan, aksi prank Johan ini membuat Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro dan Kasatreskrim, AKP Oscar Stefanus Setja iba dan menjenguk serta memberikan bantuan kepada Pria yang mengaku menjadi korban begal karena takut dimarahi istrinya.

Data yang diterima, penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo mengungkapkan peristiwa begal yang sempat viral di medsos tersebut, hasil penyelidikan terhadap korban tidak ditemukan luka sama sekali.

"Johan menggadaikan motornya kepada warga Desa Kemangsen, Balongbendo sebesar Rp. 2 juta. Setelah itu dia pulang dengan berjalan kaki, mendekati rumahnya ia terbesit menjadi korban begal agar tidak dimarahi istrinya karena sudah menggadai motornya," kata sumber.

Saat itu Johan masih berpura-pura lemas. Setelah dikunjungi, sandiwaranya terbongkar dan selanjutnya Johan dibawa ke Mapolresta Sidoarjo, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Habis Magrib kemarin Johan dibawa petugas ke Polresta Sidoarjo," pungkas sumber.

Sementara itu, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan terkait aksinya itu, Johan mengaku bahwa hal tersebut murni rekayasa karena himpitan ekonomi dan terlilit hutang.

"Saya meminta maaf kepada warga Sidoarjo terutama pihak kepolisian. Saya terpaksa melakukan hal itu karena terlilit hutang. Sekali lagi saya minta maaf khususnya kepada Kapolres Sidoarjo sampai menjenguk saya dan memberikan bantuan, Saya merasa tidak pantas menerima hal itu," ungkap Johan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar