Driver Ojek Online Nyambi Jual Sabu, Nasibnya Kini

Tersangka pengedar narkoba

KBRN, Surabaya : Driver ojek online di Surabaya berurusan dengan polisi. Ia ditangkap Unit I Satresnakoba Polrestabes Surabaya karena diduga menjadi pengedar sabu.

Pria berinisal DW (41) asal Jalan Sidodadi Simokerto Surabaya itu dibekuk, saat hendak bertransaksi narkoba, Sabtu, 16 Oktober 2021 sekira pukul 16.30 WIB, di rumah Jalan Gajah Mada Wonokromo Surabaya.

Tak tanggung-tanggung, dari pria itu Polisi berhasil mengamankan 5 poket narkotika jenis sabu siap edar. Oleh pelaku, sedianya sabu itu dijual guna memperoleh keuntungan.

"Selain 5 poket sabu, kita juga amankan barang bukti lain diantaranya, 1 pak plastic klip, 2 skrop dari plastik, 1 tempat kaca mata, 1 HP Vivo warna biru dan HP Nokia kecil warna merah," jelas Kompol Daniel Marunduri, Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya.

Lanjut Kompol Daniel, 5 poket sabu itu dengan rincian, sabu seberat 0,33 gram, 0,34 gram, 0,34 gram, 0,35 gram, 1,88 gram dan 1,53 gram.

Ia menjelaskan, pengungkapan kasus  berawal dari informasi warga masyarakat. Warga kata Kompol Daniel merasa curiga atas gelagat pelaku yang mencurigakan.

"Pada saat digeledah itulah, ditemukan barang bukti sabu yang berada didalam tas tersangka DW," tambah Kompol Daniel.

Sementara itu, keterangan awal dari pelaku mengatakan jika tersangka DW mendapatkan barang haram tersebut dengan cara membeli dari UD di Kampung Seng (Kunti) Surabaya.

Dalam setiap  1 gramnya, dia membeli seharga 1.100.000. Sabunya lalu dipecah-pecah dalam paket hemat untuk dijual kembali.

Kini DW mendekam dalam penjara. Polisi menjeratnya dengan Pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00