Jaringan Teroris di Jawa Timur Terungkap

KBRN , Surabaya :  Penangkapan sejumlah terduga teroris di sejumlah daerah di Jawa Timur yang telah diungkap oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, kemarin (26/2/2021) menjadikan peringatan bahwa aksi-aksi teror di Jawa Timur bisa terjadi kapanpun . "Jadi benar, teman-teman dari Densus 88 Mabes Polri itu melakukan kegiatan penangkapan terhadap terduga teroris di Jawa Timur. Yaitu di empat tempat. Surabaya, kemudian Sidoarjo, kemudian Mojokerto dan Malang," ujarnya.

Adapun terduga teroris yang diamankan  di Sidoarjo mencapai lima orang. Empat orang merupakan warga Kecamatan Candi dan satu lagi warga Buduran, yaitu US (56) warga Jalan Jagir Wagir 1, Desa Kwangsaan, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Ia ditangkap pukul 10.45 WIB di Jalan Raya Juanda.Kedua TS (53) warga Perumahan Taman Candiloka, Kecamatan Candi, ditangkap di Jalan Raya Candi sekitar pukul 09.37 WIB. BR (56) warga Perum Taman Puspa Sari, Desa Klurak, Kecamatan Candi yang ditangkap di depan perumahan sekitar pukul 10.50 WIB. Selanjutnya YS (52) warga Perum Permata Candiloka, Desa Balung Gabus, Kecamatan Candi. Ia ditangkap di Pasar Wisata Juanda pukul 11.30 WIB . Terakhir RBM (47) warga Perumahan Bumi Candi Asri, Kelurahan Ngampelsari, Kecamatan Candi yang ditangkap pukul 11.50 WIB di jalan perumahan tersebut.

Di Kabupaten Malang, Densus menangkap warga Desa Banjararum, Kecamatan Singosari. Pria berinisial AYR . Sedangkan di Mojokerto, Densus 88 Antiteror meringkus ME warga Dusun/Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar sekitar pukul 11.30 WIB.

Kemudian di Surabaya, Densus menangkap  terduga teroris di Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut  berinisial AIH.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00