Sabu Dari Malaysia Masuk Juanda, Pasops Lanudal Juanda: Kita Semua Tidak Boleh Lengah

Sabu seberat 6 kg yang disembunyikan di dalam Lampu LED milik tersangka penyelundupan. (FOTO: Andri Santoso)

KBRN, Sidoarjo : Pasca tertangkapnya dua orang tersangka penyelundupan narkotika jenis Sabu dan ekstasi di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo pada awal tahun 2021 ini, Lanudal Juanda akan perketat pengawasannya.

Pasops Lanudal Juanda, Letkol Laut (P) Ahmad Novam mengatakan, ia bersama jajarannya akan  meningkatkan kerjasama tim bersama seluruh instansi yang berwenang di bandara juanda.

"Terkait pengamanan ini titipan, kita semua tidak boleh lengah," tegas Ahmad Novam kepada wartawan dalam pers rilis tersangka penyelundupan  narkoba dari Malaysia ke Indonesia di Halaman Mako Polresta Sidoarjo, Kamis (14/1/2021).

Ia menambahkan, dari hasil kerja sama tim antara Lanudal Juanda, Satgas Pam, DJBC Jatim 1 Juanda dan Polresta Sidoarjo. Sehingga total sabu seberat 6 kg dan 100 butir pil ekstasi berhasil digagalkan.

"Mengingat dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, penyelundupan-penyelundupan kita awasi sesuai prosedur sehingga tidak lewat begitu saja," tegas perwira TNI AL berpangkat dua melati dipundak tersebut.

Sebelumnya diberitakan, pada 4 Januari lalu, 2 tersangka yakni Holil Warga Batuampar Madura dan Rizal warga Surabaya ditangkap lantaran terbukti berupaya menyelundupkan 6 kg sabu dan 100 butir pil ekstasi yang disembunyikan dalam sebuah lampu LED dan Kipas angin.

Hasil pemeriksaan kepolisian terhadap para tersangka menyebutkan, barang terlarang tersebut hendak dikirim ke Madura Jawa Timur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00