Perlintasan Liar di Madiun Bakal Ditutup Daop 7

KBRN, Madiun: PT KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menutup bakal perlintasan liar yang dibuat oleh warga untuk mengantisipasi kecelakaan. Salah satunya di perlintasan KM 156+4/5 petak jalan Babadan – Caruban, Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kamis (26/11/2020).

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, sedikitnya hingga saat ini pihaknya sudah menutup 42 perlintasan sebidang maupun indikasi bakal perlintasan liar. Penutupan akan terus dilakukan. Bahkan intensitasnya diperbanyak, tiga kali dalam seminggu.

Menurutnya, bakal perlintasan liar di wilayah Daop 7 masih ada. Karenanya PT KAI Daop 7 meminta petugas pemeriksa jalur (PPJ) untuk melakukan pemantauan. Jika ada warga yang terindikasi membuat bakal perlintasan liar, maka sedini mungkin akan dilakukan penutupan oleh PT KAI bersama dengan petugas pengamanan dan penertiban.

“Jangankan membuat perlintasan, berada di daerah terlarang yang termasuk daerah pengoperasian saja termasuk membawa barang, menarik, itu saja nggak boleh. Ancamannya bisa hukuman pidana,” ungkapnya.

Ixfan menyebut, seluruhnya ada 220 perlintasan di wilayah Daop 7 Madiun. Rinciannya 94 perlintasan dijaga oleh PT KAI Daop 7, tiga perlintasan dijaga Pemda, 113 perlintasan dilengkapi Early Warning System (EWS) dan rambu, 28 perlintasan tanpa EWS dan hanya dilengkapi rambu serta lima perlintasan tidak teregistrasi atau liar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00