Sekjen PB FPTI: Olimpiade Tokyo, Peluang Kita Sudah Tertutup

KBRN, Surabaya : Harapan 2 atlet panjat tebing Indonesia untuk bisa berlaga di arena Olimpiade 2021 Tokyo Jepang, pupus sudah. Kedua atlet panjat tebing Indonesia tersebut harus menanggalkan impiannya tersebut karena babak kualifikasi menuju Olimpiade 2021 Tokyo Jepang dibatalkan.

Sapto Hardiyono Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia PB FPTI mengatakan dikarenakan pandemi Covid 19 yang belum juga mereda, agenda babak kualifikasi panjat tebing dibatalkan. Akhirnya atlet panjat tebing Korea Selatan yang memiliki peringkat terbaik daripada atlet Indonesia berhak melaju ke Olimpiade Tokyo Jepang.

"Kabar terbaru persiapan Olimpiade Tokyo, jadwal kualifikasi dibatalkan. Pada akhirnya diserahkan kepada Korea Selatan yang punya peringkat lebih baik dibanding kita (atlet panjat tebing Indonesia). Artinya kesempatan kita untuk Olimpiade 2021 Tokyo sudah tertutup, kira-kira begitu," jelas Sapto Hardiyono, Minggu (28/2/2021).

"Saya tidak bilang masih kecil tapi saya bahasanya lebih tertutup. Tidak punya kesempatan untuk tampil di Olimpiade 2021 Tokyo karena pandemi Covid 19 yang tidak memungkinkan untuk digelar kualifikasi. Jadi alasan utama yakni Covid 19," imbuhnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Nurul Iqamah di sektor putri dan Alfian M. Fajri dipersiapkan tim pelatih panjat tebing Indonesia untuk lolos Olimpiade Tokyo Jepang, bersaing ketat dengan atlet dari negara di Asia seperti Korea Selatan, China dan Iran.Kendati tidak berhasil meloloskan atletnya ke ajang Olimpiade Tokyo Jepang, Pengurus Besar FPTI tetap menjalankan program pemusatan latihan nasional Pelatnas di Jakarta.(OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00