Ketum PP PESTI : Pembinaan Soft Tenis Tanah Air Sudah Merata

KBRN, Surabaya : Pembinaan olahraga soft tenis di Indonesia sudah cukup merata. Terbukti dengan rancangan program pembinaan yang dijalankan 20 pengurus daerah (Pengda) yang ada di Indonesia.

Martuama Saragih Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (PP Pesti) mengakui persaingan atlet soft tenis Indonesia sudah cukup merata dan tidak didominasi oleh satu daerah saja. Martuama Saragih menyebut atlet soft tenis dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat cukup bagus.

"Saya kira sudah cukup merata sekarang. Di 20 Pengda Pesti kita, saya lihat, sudah menschedullekan, mendesaignkan pola pembinaan dan pelaksanaan kejuaraannya masing-masing. Saya kira cukup merata. Sekarang 20 Pengda Pesti yang sudah ada," kata Martuama Saragih, Selasa (26/1/2021).

"Itu bisa diukur dominan dari prestasi. Artinya prestasi itu dilihat dari even Kejurnas, dilihat dari PON dan sebagainya. Kalau dari hasil kejuaraan-kejuaraan nasional kita, rata-rata merata, ada DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Manado, itu cukup baik dalam raihan medali," lanjutnya.

Martuama Saragih menambahkan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional PON 2016 di Jawa Barat, cabang olahraga soft tenis masih menjadi cabang olahraga ekshibisi namun pada pelaksanaan PON 2021 di Papua, masih belum ada kejelasan cabang olahraga yang mirip dengan tenis lapangan ini jadi dipertandingkan.

Diakui Martuama Saragih, pengurus pusat soft tenis Indonesia mengikuti kebijakan dari pemerintah terkait pelaksanaan PON 2021 di Papua. (OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00