Yacob Rusdianto: Jepang dan China Absen, Tidak Kurangi Kualitas Thailand Open

KBRN, Surabaya : Kendati tidak diperkuat negara kuat seperti Jepang dan China, namun tidak mengurangi kualitas dari penyelenggaraan ajang turnamen badminton versi BWF yang saat ini diselenggarakan di Thailand.

Yacob Rusdianto pengamat bulutangkis asal Surabaya mengatakan kendati tidak diperkuat negara kuat di dunia olahraga bulutangkis namun hadirnya Indonesia dan negara kuat lainnya seperti Korea Selatan dan Denmark tidak akan mengurangi kualitas dari 3 turnamen yang digelar berturut-turut di Thailand.

"Ya, terserah sudut pandang. Karena kita kalau orang mengatakan tanpa China, tanpa Jepang yang notabene adalah atlet-atlet papan atas, otomatis tidak rame semua pun akan akan kecewa. Ya, sponsor, penonton, di TV pun akan kurang puas melihat idola mereka tidak tampil," kata Yacob Rusdianto, Kamis (21/1/2021).

"Tapi ini kan sesuatu yang disetting Indonesia akan tetap ikut. Walaupun satu pemainnya tidak lolos Covid 19, tapi bukan timnya yang mundur. Indonesia tetap berangkat. Jadi ini tidak bisa di pandang dari untung ruginya, aku mau menang sendiri, tapi memang kenyataannya seperti ini. Dalam masa pandemi Covid 19 ini semua boleh mengambil keputusan sesuai sudut pandang yang baik," lanjut mantan Sekjen PP PBSI.

Tercatat setidaknya 15 negara ikut ambil bagian dari turnamen badminton versi BWF, diantaranya Belanda, Perancis, Inggris, Denmark, Rusia, India, Kanada, Hongkong, Jerman, Korea Selatan, Mesir, Singapura Malaysia, Indonesia dan Thailand.

Kendati China dan Jepang absen dalam turnamen di Thailand namun dari hasil Turnamen Badminton Yonex Thailand Open 2021, juara di setiap kategori tidak didominasi oleh 1 negara saja.(OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00