Gagal Raih Poin Lawan Borneo FC, Persebaya Kritik Keputusan Wasit

Pertandingan Persebaya vs Borneo FC (foto: laman resmi klub)

KBRN, Surabaya: Persebaya gagal meraih poin saat berhadapan dengan Borneo FC. Sempat mengejar ketertinggalan, Persebaya harus kembali mengalami kemasukan di menit-menit terakhir dan menelan kekalahan. Borneo FC lebih dulu unggul melalui Matheus Pato pada menit ke-63.

Persebaya menyamakan kedudukan di menit ke-67 melalui Silvio Junior. Sayangnya lagi-lagi sebelum laga berakhir tuan rumah Borneo FC sukses melesatkan gol masih dari Matheus Pato dan membuat pertandingan berakhir dengan skor 2-1.

Bagi Persebaya,  kekalahan ini bisa diterima. Namun yang disayangkan adalah keputusan wasit untuk tidak memberi kartu merah kepada pemain asing Kei Hirose setelah melakukan pelanggaran keras pada Koko Ari yang mengakibatkan tidak bisa berjalan dan harus ditandu.

" Dalam sepak bola bisa kalah dan memang tapi saya menyayangkan wasit kenapa tidak tegas kepada Kei Hirose. Mungkin sekarang si KOko patah kakinya dan tidak bisa berjalan, hari ini mau dironsen. Kenapa wasit tidak bisa melindungi pemain. Itu yg sangat saya sesalkan. Itu Harusnya kartu merah, main keras, diulang-ulang juga sama, sangat disayangkan," jelas Aji Santoso.

Dari jalannya pertandingan, Aji menilai Kei Hirose secara sengaja menciderai Koko. 

"Saya sayangkan kenapa wasit tidak tegas kepada Kei Hirose. Itu sekarang mungkin kaki Koko patah, dia tidak bisa berjalan, masuk bis harus ditandu. Itu pelanggaran keras dan disengaja itu. Seharusnya itu kartu merah," lanjut Aji Santoso.

Sedangkan perwakilan pemain Alta Ballah  menyatakan sudah berupaya maksimal tapi berujung pada kekalahan tim.

" Dari saya pemain sudah bekerja keras sayang di menit terakhir sangat merugikan tim Kami. Namaya sepakbola ada kalah menang. Kami harus evaluasi untuk pertandingan selanjutnya," kata Alta.

Saat ini Koko tengah menjalani pemeriksaan rontgen di rumah sakit setempat. Ia akan menjalani pemeriksaan lanjutan setiba di Surabaya untuk melihat lebih dalam cidera yang dialami.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar