Jeda Pertandingan Lama, Persebaya Kembali Latihan di Surabaya

Foto; instagram/@officialpersebaya

KBRN, Surabaya ; Persebaya kembali memulai latihan untuk persiapan menghadapi laga selanjutnya melawan PSS Sleman pada 29 Januari 2022. Latihan intensitas ringan yang berlangsung di Stadion 10 November itu diberikan setelah pemain mendapatkan libur dua hari. 

Pelatih Persebaya Aji Santoso menjelaskan jika latihan ini diberikan sembari adaptasi sebelum latihan dengan intensitas lebih tinggi besok. Dengan jeda waktu yang pertandingan  yang cukup lama, pihaknya mengharapkan bisa membenahi kekurangan saat di Bali 

" Latihan hari ini setelah libur 2 hari. Ini adaptasi latihan besok karena besok pagi latihan intensitas tinggi. Ada waktu beberapa hari untuk membenahi semua kekurangan kita di bali, supaya untuk pertandingan lawan sleman kondisi sudah baik," jelas Aji Santoso, Jumat (21/1/2022).

Hampir seluruh pemain Persebaya ikut menjalani latihan. Hanya Ady Setiawan yang mengalami sedikt gangguan di bagian engkel. Serta minus lima pemain yang mendapatkan panggilan timnas Indonesia. 

"Ady engkelnya bengkak. Kemarin waktu main juga kita paksakan. Jadi kita beri waktu istirahat dulu sampai minggu ini," tambahnya.

Sementara ditanya mengenai alasan latihan tim di Surabaya, Aji mengatakan karena di Bali tidak menemukan lapangan latihan yang cocok. Selain itu, juga agar pemain bisa berjumpa dengan keluarga sebelum kembali memulai kompetisi

“Jadi kita pulang ini karena di sana susah cari tempat latihan yang bagus dan layak seperti di Surabaya, makanya kita memilih kembali dan juga jeda kompetisi seri ke empat cukup panjang. Jadi biar mereka lebih relaks psikisnya dan bisa bertemu keluarga,” jelas Aji Santoso.

Disana tisak ada latihan yang bagus untuk latihan. Sudah beberapa kali latihan tapi tidak seperti saat kita pulang. Selain itu juga saya memikirkan psikologis pemain biar bisa kumpul keluarga sebentar karena jadwalnya kan masih lama seharusnya tanggal 29 jadi ada waktu. Pertimbangan itulah, dengan lapangan tidak rata takut ada cidera pemain dan lebih ke psikologis pemain," tegas Aji Santoso. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar