Sesalkan Kepemimpinan Wasit, HWFC Gagal Menang

KBRN, Surabaya : Tampil menekan sejak menit awal, tim Hizbul Wathan FC, gagal menang dalam laga terakhir grup C, Liga 2. Bertanding di bawah guyuran air hujan, yang turun di stadion Manahan, Solo, di awal laga, tim Laskar Matahari, harus puas berbagi angka 1-1 lawan PSG Pati.

"Kita terima hasil pertandingan ini, tapi kami punya catatan terhadap kepemimpinan wasit. Dari catatan kami, setidaknya ada empat pelanggaran dan juga handsball di kotak penalti PSG Pati, tapi wasit tidak meniup peluit nya. Tapi, saat terjadi benturan pemain di kotak penalti kami, wasit langsung tunjuk titik putih,'ucap presiden HWFC, Suli Da'im, dengan nada geram, usai pertandingan.

Mengusung misi untuk menang, sejak peluit kick off di tiupkan wasit David Son Sasube, dari Sulawesi Utara, mengenakan jersey warna hijau, anak-anak asuhan Freddy Muli, langsung tampil menekan dengan pola permainan umpan pendek kombinasi umpan diagonal, yang cukup merepotkan pertahanan PSG Pati. 

Namun, menit ke-12, petaka menghampiri HWFC, sebuah benturan di kotak penalti, langsung berbuah penalti. Untungnya, peluang tersebut gagal dimanfaatkan oleh pemain PSG Pati. Situasi tersebut, melecut motivasi para pemain HWFC menggempur pertahanan PSG Pati. Sejumlah peluang, di dapatkan secara bergantian para pemain HWFC, seperti Vengko Armedya, Dimas Galih, Zulfikar, Kemaludin dan lainnya, masih belum berbuah gol. Sampai jeda pertandingan, skor tetap imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, masih di tengah lapangan yang licin, setelah hujan reda, kedua tim tetap tampil menyerang. Sebuah serangan balik di menit 48, pemain tengah PSG Pati, Dadang Apridianto, berhasil mencetak gol. Akibat gol ini, para pemain HWFC, sempat protes wasit karena sebelumnya ada pelanggaran handsball di kotak penalti PSG Pati, tapi tidak dianggap pelanggaran oleh wasit.

Kecolongan dengan gol PSG Pati, anak-anak Laskar Matahari, tetap tampil spartan menyerang. Berulang kali, kejadian pelanggaran di kotak penalti lawan, dibiarkan wasit, tidak membuat para pemain HWFC, putus asa, dan tetap menyerang. Akhirnya, di menit ke-78, sebuah serangan yang dilancarkan pemain HWFC, di sektor kanan pertahanan PSG Pati, berbuah gol melalui kaki penyerangnya, yakni Rizky Sena Eka Pradana, skor pun berubah menjadi 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan, para pemain HWFC makin meningkatkan tempo permainan dengan serangan yang bergelombang. Meski berbagai upaya di lakukan, skor tetap bertahan 1-1 sampai usai pertandingan.

"Kita apresiasi perjuangan pemain, meski hasil yang kita dapatkan belum sesuai target yang kita inginkan. Untuk itu, kami mohon maaf kepada semua HWmania dan manajemen,"ujar asisten pelatih HWFC, Agam Haris Pambudi, usai pertandingan, dalam keterangan tertulis, Rabu (01/12/2021).

"Mewakili pemain, kami mohon maaf karena belum mampu mempersembahkan kemenangan,"imbuh penyerang HWFC, Rizky Sena.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar