Kalah 3-1 Atas PSM Makassar, Aji Santoso Akui Pemainnya Banyak Lakukan Kesalahan

KBRN, Surabaya ; Persebaya harus mengakui keunggulan PSM Makassar dalam laga lanjutan Liga 1 2021/2022 yang berlangsung di Stadion si Jalak Harupat,  Bandung.

Setelah sempat memimpin 1-0 di babak pertama melalui Jose Wilkson di menit ke-20, ternyata membuat lengah pertahanan Persebaya. Tim lawan pun memanfaatkan kondisi itu dengan menyamakan kedudukan sampai akhirnya unggul dalam waktu yang cepat. Gol PSM tercipta melalui Anco Jansen di menit ke-30 dan 37, ditambah Yakob Sayuri yang hanya selisih satu menit.

Menanggapi kekalahan timnya, Pelatih Persebaya Aji Santoso mengaku kecewa sebab menurutnya gol lawan terjadi karena kesalahan pemainnya. Setelah memimpin 1-0, Aji menilai konsentrasi pemain menurun sementara pemain lawan semakin percaya diri sehingga tim tidak mampu mengejar ketertinggalan.

" Cukup disayangkan karena kami kalah 3-1. Sebenarnya kami mendominasi dan bermain sangat enjoy pada babak pertama. Tapi setelah leading 1-0, pemain kami membuat kesalahan yang membuat pemain lawan lebih percaya diri. Saya kecewa dengan kekalahan ini. Kami seharusnya bisa menang. Ketiga gol PSM bukan dari proses, tapi kesalahan pemain saya," jelas Aji Santoso dalam sesi preskon virtual.

" Setelah kami leading, anak-anak agak sedikit meremehkan. Itu menjadi catatan kami. Ketiga gol lawan bukan kombinasi permainan lawan, tapi karena kesalahan kami sendiri. Pada gol pertama, Arif yang membuat Kesalahan. Gol kedua tendangan bebas yang dengan gampang dengan masuk ke gawang. Bukan kesalahan kiper. Seharusnya pemain pertahanan yang banyak berkumpul di tengah, bisa mengantisipasi bola itu. Dalam gol ketiga, Alley seharusnya bisa menutup pergerakan itu," lanjut Aji Santoso.

" Pada babak kedua saya berusaha membuat tim ini lebih solid. Sedangkan lawan sudah unggul 3-1. Mereka lebih enjoy dan kami sulit untuk mengejar," tandasnya.

Selain itu, lemahnya sektor kanan juga diakui Aji merupakan kelemahan timnya. Setelah cidera Koko Ari, belum ada pengganti yang  cocok dan berpengalaman.

" Cedera Koko Ari membuat kamki tidak memiliki banyak stok. Yang ada hanya pemain yang berpengalaman. Hanya Syaifuddin. Makanya pada babak kedua saya paksa Adi untuk bermain sebagai bek kanan," ungkap mantan pelatih timnas.

Sama halnya dengan Aji, menurut pemain Persebaya Samsul Arif, kemenangan tim lawan disebabkan kurang fokusnya tim setelah sempat unggul. Hal itu membuat tim lawan mudah bangkit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00