PPnBM Nol Persen, Dosen Ekonomi Unair Ingatkan "Gagal Bayar"

Foto :

KBRN, Surabaya : Pemerintah dan Bank Indonesia telah mengeluarkan dua kebijakan stimulus dalam situasi pandemi Covid 19 untuk meningkatkan konsumsi masyarakat, yakni pembebasan serta diskon Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dan uang muka (DP) nol persen untuk pembelian kendaraan.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dr. Achsania Hendratmi, SE, menyambut baik kebijakan PPnBM dan DP nol persen diberlakukan, namun masyarakat harus dapat mempersiapkan perencanaan pembelian mobil baru sesuai dengan keinginan dan budget yang dimiliki. Dikarenakan apabila tidak direncanakan dengan baik dan tidak berhati-hati, gagal bayar pun besar kemungkinan bisa terjadi.

"Terkait dengan situasi saat ini dimana banyak orang menjadi Unemployment (pengangguran), kalau pun dia masih employment, juga ada pengurangan-pengurangan pada salary. Tentu kalau misalnya tidak berhati-hati, maka  akan banyak gagal bayar, tidak ada relaksasi saja banyak yang gagal bayar," kata Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Disisi lain, kebijakan PPnBM dan DP nol persen diberlakukan, membuat perusahaan pembiayaan akan sangat berhati-hati dalam memberikan keringanan kredit seperti ini.

DP 0 persen akan sangat selektif, diberikan kepada konsumen yang layak sesuai kriteria risk management untuk menghindari kredit macet.(OA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00