Walikota Batu Tinjau Longsor di Kawasan Payung

KBRN, Batu: Runtuhnya tebing longsor di Kawasan payung menyebabkan jalan arus Malang-Kediri tertutup material. Petugas BPBD, PUPR, DPK kota Batu, mulai Sabtu (27/2/2021) malam kemarin telah mengevakuasi material longsoran tanah serta bongkahan batu berukuran besar agar jalan bisa difungsikan kembali.

Kepala Dinas PUPR Kota Batu Alfi Nur Hidayat mengatakan, material longsoran yang menutupi jalan payung dua berasal dari bungkit dengan lebar sekira 6 meter dan ketinggian mencapai 8 meter dengan jumlah material kurang lebih 50 meter kubik tanah.

“Material longsoran yang menutupi jalan payung dua berasal dari bungkit dengan kelebaran sekira 6 meter dan ketinggian mencapai 8 meter dengan jumlah material kurang lebih 50 meter kubik tanah bercampur batu yang menutupi jalan,” terangnya, Minggu (28/2/2021).

Pelaksanaan pembersihan jalan di lakukan dengan efisien dan efektif, dikarenakan jalur  payung dua ini merupakan jalan vital sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Kota Batu dan Kabupaten Malang. Disisi lain, jika evakuasi tidak segera kita lakukan akan terjadi dampak transportasi yang bisa merugikan semua pihak. 

Sementara itu kehadiran orang nomor satu di Kota Batu yakni Dewanti Rumpoko untuk meninjau langsung lokasi longsoran memberikan impact pengerjaan yang dilakukan secara cepat dan tuntas agar segera menyelesaikan pembersihan material longsor.

"Saya mohon pelaksanaan ini segera tuntas dan jalan payung ini, bersih dari material longsoran, supaya jalan ini bisa berfungsi normal seperti sediakala, serta tidak berimbas laju perekonomian di dua wilayah,terutama untuk kota Batu," jelasnya.

Bude mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang akan masuk dan keluar Kota Batu lewat jalur payung diharapkan sangat berhati-hati, terlebih memasuki musim penghujan karena rawan terjadi longsor. Selain itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kelestarian alam, dengan tidak sembarang membuka lahan dan menaruh sampah pada tempatnya, karena semua saling berhubungan.

Disinggung mengenai kondisi jalur alternatif khususnya melalui klemuk yang menanjak, dirinya menghimbau agar pengguna jalan memperhatikan kondisi kendaraannya ketika berkendara melewat jalur tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00