Wali Murid Kecewa Sekolah Tatap Muka SD, SMP Di Jember Di Tunda

KBRN,Sidoarjo : Wali murid kecewa dengan penundaan sekolah tatap bagi pelajar SD dan SMP di jember awalnya, akan dimulai 1 sd 3  Maret 2021 dengan simulasi sekolah tatap muka yang sudah disiapkan oleh sekolah baik dikota maupun sekolah di pimggiran.

Kekecewaan wali murid setelah ada surat edaran  yang diterbitkan kepala   dinas pendidikan Jember Bambang Hariono tertanggal 23 pebruari 2021.terkait penundaan pembelajaran srkolah tatap muka padahal Bupati terpilih pasangan Hendy siswanto - Gus Firjaun pernah menyampaikan kepada RRI saat kunjungan ke SMP 7 jember kegiatan belajar mrengajar secara tatap muka dijadwalkan 1 Maret 2021 dengan skala prioritas.

Roni   wali murid dari salah satu sekolah SMP Negeri yang ada di kawasan kota jember, kepada RRI menjelaskan dengan rentang waktu 1 tahun model pembelajaran secara daring ini anak  anak sudah mulai jenuh , mereka ingin belajar di sekolah bertemu kawan kawannya.Selain itu kendala yang dialami  oleh kami sebagai orang tua membengkaknya biaya pulsa untuk Internet  yang cuman dapat 1 x nilainya 50 ribu rupiah, selebihnya paket internet biaya mandiri..

Masih kata Roni kegiatan belajar melalui daring yang dilakukan cuman beberapa jam  tidak seperti pembelajaran tatap muka, dinilai juga tidak maksimal banyak anak anak setelah daring ada yang main game kata Roni kepada RRI sabtu 27/2/2021.

Oleh sebab itu dia berharap kepada Bupati jember H. Hendy Siswanto dan Gus Firjaun yang baru dilantik, agar bisa mengambil kebijakan terbaik untuk bisa dimulainya pembelajaran sekolah tatap muka apalagi wali murid juga menyatakan bersedia dan mematuhi aturan sesuai protokol kesehatan.

'' Saya kira semua wali murid ingin ada pembelajaran tatap muka, karena anak anak lebih banyak beemain, untuk anak saya diarahkan ke hal positip latihan sepak bola '' tandasnya.

Hal  senada juga dikatakan oleh  P. Aldi yang putranya sekolah di SD kreongan ditemui RRI jumat 26/2/2021 mengatakan Bupati Jember yang baru dilantik duet pasangan Hendy Siswanto - Gus Firjaun sebagai ketua team gugus tugas covid 19 segera ambil kebijakan untuk menyelenggarakan sekolah tatap muka.

'' tunggu apa lagi semua sekolah di jember seperti di tenpat sekolah anak saya ini sudah terpasang Bak cuci tangan, deret bangku juga sudah diatur.''

Rasa kecewa penundaan sekolah tatap muka juga disampaikan ibu yeni warga selawu yang  cucunya  sekolah di SD selawu, dengan lihat madura yang cukup kental kata bu yeni yang keseharian jual  jajanan goreng. '' pokok se bagus anak  anak kodu ajer neng sekolah, karena dengan memakai anak anak kurang perhatian yang diterangkan gurunya.'' Tandas Yeni. //RRI LN

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00