Soal Video Viral Kerumunan, Ini Pembelaan Manajemen Viens Boy

KBRN, Madiun: Dugaan kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) melibatkan artis Tiktok Viens Boy di I-Club Madiun dikabarkan masih terus berlanjut. Meski Tiktokers yang sebelumnya diperiksa di Mapolresta Madiun telah pulang ke Solo.

Manager Viens Boy, Liony Mayestica mengatakan, bakal meredam kegaduhan yang ada. Yakni dengan membuat video klarifikasi dan permintaan maaf. Hal itu sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Disisi lain, TikTokers asal Solo itu akan membuat konten dengan salah satu influencer di Kota Madiun untuk mengangkat UMKM di wilayah setempat.

"Jadi kami dari manajemen akan membuat video permintaan maaf. Kemudian sebagai bentuk tanggung jawab sosial kami, maka rencananya Februari nanti kami akan membuat konten untuk mengangkat produk UMKM yang ada di Kota Madiun. Dan itu sudah kami bicarakan dengan wakil walikota Madiun melalui video call," katanya, Selasa (26/1/2021).

Di resto itu, Liony mengaku pihaknya menawarkan kerjasama review makanan dengan manajemen I-Club. Makan siang yang disantap dibarter dengan konten video ulasan makanan yang akan disebarkan di media sosial (medsos).

"Bentuk kerjasamanya seperti itu," kata dia.

Sementara terkait video Viral kerumunan di I-Club pada Minggu (24/1/2021) lalu, Liony mengklaim diluar dugaan. Sebab saat di Madiun, kedatangan Viens Boy untuk menghadiri rapat intern dengan manajemen di Hotel Aston. Namun kala itu, mereka memutuskan untuk makan siang di I-Club bersama salah satu food blogger di Kota Madiun.

Sejumlah penggemar Viens Boy pun telah banyak di resto. Karenanya manajemen dan personel menyapa fans di luar ruangan. Namun, karena berkerumun personel pun sempat memberikan himbauan untuk menjaga jarak dan memakai masker dengan baik dan benar sebelum akhirnya dibubarkan.

"Memang kami sempat menyapa, kami minta mereka taat prokes. Jadi intinya kita tidak ngundang mereka. Mungkin ada beberapa member meng-upload di medsos bahwa kami akan datang ke Madiun," imbuhnya.

Liony menegaskan, para personel Viens Boy datang ke Madiun membawa surat bebas covid-19 sebagaimana himbauan aparat kepolisian. Yakni hasil swab tes PCR dengan hasil negatif. Namun dia mengaku surat itu tidak dapat ditunjukkan. Dia berdalih surat itu dibawa salah satu personel TikTokers yang balik terlebih dahulu ke Solo. 

''Semuanya sudah swab test seminggu lalu di Solo. Kebetulan salah satu member balik dulu ke Solo dijemput travel. Nah, surat hasil swab test itu kebawa di tas salah satu member itu. Hasil swab negatif,'' dalihnya. 

​​​​​​

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00