Gantikan BBM Fosil, ITS Siapkan Mobil Ramah Lingkungan

Dok. ITS Surabaya

KBRN, Surabaya : Tidak dapat dipungkiri, penggunaan kendaraan bermotor berbahan bakar fosil menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Menyadari hal tersebut, Tim Antasena Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkenalkan mobil bertenaga hidrogen kepada masyarakat. Tim Antasena berfokus pada studi dan riset terkait pengembangan teknologi dengan menggunakan energi terbarukan.

Salah satu inovasinya berupa mobil bertenaga hidrogen yang menggantikan fosil sebagai bahan bakarnya.Azanugraha Rizki Pratama mahasiswa S1 teknik material  dan Metalurgi ITS Surabaya menceritakan awal tertariknya untuk mengembangkan mobil hidrogen pertama di Indonesia.

"Untuk sejarah Antasena sendiri, waktu tahun 2010 itu ada dosen kami yang bernama Bapak Stasis baru saja selesai riset di luar negeri yang pulang ke Indonesia membawa riset di kampus kita dimana pembawa penelitian yaitu berbasis penyimpanan energi. Bapak Stasis juga membawa salah satu Prototype mobil hidrogen yang kecil, bentuknya masih belum seperti mobil tapi seperti motor remote, mengajak mahasiswa untuk melakukan riset tersebut. Beberapa mahasiswa banyak yang tertarik sehingga muncullah ide untuk mengembangkan mobil hidrogen pertama di Indonesia mobil," ujar Rizki Pratama, Kamis (21/1/2021).

"Kurang lebih sekitar 1 sampai 2 tahun lalu kami mengikuti lomba di Shell Eco Marathon Malaysia waktu itu pada tahun 2011-2013 untuk membuat mobilnya kurang lebih 1 tahun. kendala-kendalanya itu sendiri kan kami sebagai pionir mobil hidrogen pertama mungkin minimnya riset hidrogen Indonesia, kami harus belajar sendiri atau otodidak dan juga dari referensi-referensi dan jurnal-jurnal dari luar negeri," sambungnya.

Antasena merupakan mobil hidrogen pertama di Indonesia yang telah meraih berbagai juara dan penghargaan internasional.

Seperti, peringkat dua ajang Shell Eco Marathon Asia 2019 kategori Urban Concept Hydrogen dan Driver’s World Championships Asia Qualifiers 2019, meraih Best Innovation Award dalam World Innovation Technology Expo 2019. (OA).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00