Material Vulkanik Semeru Tak Mengarah ke Malang, Empat Desa Rawan Terpantau Aman

KBRN, Malang : Empat Desa di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang yang rawan terdampak erupsi Gunung Semeru hingga Minggu (17/1/2021) siang terpantau aman. Masyarakat di empat desa tersebut masih tetap melakukan aktivitas seperti biasa. 

Camat Ampelgading, Achmad Sovie mengatakan erupsi Gunung Semeru yang terjadi Sabtu (16/1/2021) tidak mempengaruhi aktivitas masyarakat yang bermukim di daerah Ampelgading, berbatasan dengan Kabupaten Lumajang. Apalagi, material vulkanik Gunung Semeru tidak mengarah ke wilayah Kabupaten Malang. 

" Alhamdulillah Desa kami yang rawan terdampak erupsi Gunung Semeru masih aman, saat ini semburan tidak mengarah ke kita (Kabupaten Malang; red) tetapi ke arah Lumajang di daerah Kobokan," kata Achmad Sovie, Minggu (17/1/2021) siang. 

Menurutnya, ada ribuan warga di empat desa yang rawan terdampak material vulkanik Semeru, karena posisinya berada di daerah perbatasan Kabupaten Lumajang, yaitu Desa Tamansari, Desa Argoyuwono, Desa Tirtomoyo dan Desa Sidorenggo. Saat ini, di empat desa tersebut hanya terkena imbas abu vulkanik dengan volume tipis, tidak seperti erupsi sebelumnya. Sementara material vulkanik Semeru lainnya tidak ada yang ke arah Ampelgading. 

" Alhamdulillah hanya sedikit sekali abu vulkanik yang jatuh di empat desa itu. Hanya abu saja, tapi levelnya jauh tidak seperti sebelumnya, " terangnya. 

Ia menjelaskan, sampai saat ini, tidak ada warga di empat desa itu yang mengungsi. Bahkan, masyarakat di empat desa itu telah terbiasa dengan abu vulkanik Gunung Semeru. 

"Tidak ada yang mengungsi karena turunnya material ke arah Kabupaten Lumajang, " tukasnya. 

Kendati demikian, diimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu berdoa agar wilayah Ampelgading tetap aman serta Gunung Semeru tidak meletus. 

Pihaknya bersama Muspika dan BPBD Kabupaten Malang terus memantau perkembangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat setempat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00