Tim Satgas Marathon Sosialisasi Vaksin, Warga yang Menolak Harus Buat Pernyataan

Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra. (Foto: Istimewa)

KBRN, Malang : Tim gugus tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Malang marathon melakukan sosialisasi rencana vaksinasi yang akan dilakukan bulan Pebruari mendatang. Ketua Tim Satgas COVID-19, Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra mengatakan Tim Satgas bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Malang gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan pemberian vaksinasi. 

"Tim kami Satgas dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang terus sosialisasi terkait vaksin, jangan sampai masyarakat ketakutan," ungkap Yusub Dody Sandra, Jumat (15/1/2021). 

Menurutnya, sejumlah langkah dan tahapan dilakukan sebelum vaksinasi diberikan kepada masyarakat yang menjadi sasaran vaksinasi. Ia menegaskan agar masyarakat tidak perlu takut dengan vaksinasi yang akan dilakukan, karena vaksin diberikan oleh tenaga ahli dan tidak sembarangan. 

"Langkah dan tahapan dilakukan sesuai prosedur. Tidak sembarangan, " Terangnya. Bahkan, orang yang akan divaksinasi ini sudah ditentukan, melalui sejumlah tahapan. 

Sebab itu dipilah sejak dini, termasuk sasaran prioritas, mulai dari tenaga kesehatan, TNI-Polri dan orang yang rentan terpapar COVID-19 juga para pelaku ekonomi. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo mengatakan, rencananya vaksinasi di Kabupaten Malang akan dilakukan pada bulan Pebruari mendatang. Kata sebelumnya memang sempat diagendakan vaksinasi akan dilakukan pada tanggal 14 Januari kemaren, namun ditunda pada bulan depan. 

Kata dia, vaksinasi wajib diberikan kecuali kepada orang yang sakit dan pernah menderita penyakit berat, seperti jantung, diabetes, paru pari dan sejumlah penyakit berat lainnya. Bagi masyarakat yang menolak divaksin, harus membuat surat pernyataan. 

"Warga menolak divaksin harus membuat surat penolakan," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00