Bawaslu Sidoarjo Akan Tindak Tegas Kampanye Hitam di Sosmed

KBRN, Sidoarjo : Bawaslu Sidoarjo menengarai, jelang hari pemungutan suara Pilkada Sidoarjo pada 9 Desember 2020 mendatang, media sosial (medsos) terutama Facebook mulai ramai dengan unggahan kampanye hitam menjelekkan Pasangan Calon peserta Pilbup Sidoarjo.

Media Sosial kini menjadi sarana utama untuk mengenalkan calon kepala daerah atau bahkan mejelekkan lawannya.

Bawaslu Sidoarjo mengakui jika tim cyber bentukan mereka yang memantau dan berselancar di dunia maya memeriksa akun-akun pilkada banyak kampanye menjurus ke hate speech.

"Kami ada tim khusus memantau medsos terkait kampanye paslon. Ada akun medsos penyebar kampanye hitam dan negatif langsung kami lakukan pemblokiran," kata Agung Nugraha, koordinator divisi penindakan pelanggaran Pemilu Bawaslu Sidoarjo, Kamis (26/11/20).

Dua pekan menjelang pencoblosan, Imbuh Agung memang banyak temuan dukungan yang menjurus ke kampanye hitam, menjelekkan pasangan calon demi memenangkan paslon yang mereka dukung.

"Kami mengimbau agar warga cermat dalam bermedia sosial, terutama mengenai pilkada, jangan termakan isue hoaks dan kampanye hitam menjelekkan paslon. Jika warga menyaksikan atau melihat langsung bisa melaporkan ke KPU atau Bawaslu ditingkat Kecamatan maupun di tingkat Panwascam bahkan bisa melapor ke tingkat pengawas TPS yang sudah terbentuk. Sejumlah sanksi mulai dari pembinaan hingga pidana juga telah disiapkan bagi warga yang melanggar," jelasnya.

Agung mengungkapkan jika pihaknya bersama Polresta dan Kejari Sidoarjo (Gakkumdu red) akan menggelar kegiatan rapat bersama untuk membahas maraknya kampanye hitam di Medsos tersebut. 

"Kapolresta dan Kajari Sidoarjo akan menjadi narasumber terkait hate speech di pilkada Sidoarjo ini. Bawaslu juga akan mengundang partai partai politik, organisasi kemasyarakatan," ungkapnya

Bawaslu Sidaorjo berharap mendekati hari pencoblosan nanti tidak ada lagi kampanye hitam. 

"Mendukung paslon dengan cara yang baik mengungkapkan visi misi akan lebih elok. Jika berkampanye hitam dengan menjelekkan Paslon lain maka nantinya akan bikin gaduh dan pastinya akan berurusan dengan penegak hukum," pesan Agung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00