Ratusan Masjid di Sidoarjo Ajukan Tempat Pemotongan Kurban

Ilustrasi hewan qurban (foto : ist)

KBRN, Sidoarjo : Jelang Idul Adha sebanyak 319 masjid di Sidoarjo mengajukan izin sebagai tempat pemotongan hewan kurban ke Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo. Jumlah tersebut bakal terus bertambah mengingat izin masih dibuka. 

Kepala Bidang Produksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Tony Hartono mengatakan takmir bisa mengajukan izin secara online lewat google form. Agar tidak menyulitkan takmir untuk datang ke Dinas. 

Nantinya, petugas bakal datang survey ke masjid yang memohon izin untuk memastikan kelayakam masjid sebagai tempat pemotongan kurban. 

"Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti memiliki pagar pembatas, memiliki luas yang cukup untuk jumlah hewan yang akan disembelih, memiliki tempat penampungan hewan, ada sanitasi higienis, ada penampungan limbah, tersedia fasilitas air bersih dan perebusan, dan jika memungkinkan tersedia fasilitas pemotongan darurat bagi sapi yang sakit," terang Tony, Selasa (5/7).

Pihaknya juga meminta takmir menyiapkan masjid sesuai SOP pemotongan hewan. Selain takmir harus izin, hewan yang dipotong di masjid nanti juga sudah harus mengantongi izin sehat. 

Saat pelaksanaan idul adha nanti, petugas juga bakal keliling untuk mengecek tempat penyembelihan agar tidak sampai ada penularan. 

Hingga saat ini, izin tempat pemotongan hewan terus masuk ke Dinas Pangan dan Pertanian. Takmir Masjid At Taubah Tulangan Novianto mengatakan kemarin pihaknya mengajukan izin ke Dinas. 

"Kalau untuk hewannya sudah ada suratnya, sampai saat ini ada 13 sapi di sini dan lima kambing, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga hari H pelaksanaan idul Adha. Setiap tahun rutin penyembelihan di sini, termasuk tahun ini," jelas Novianto.

Agar aman, pihaknya mengikuti prosedur yang ditetapkan Pemkab. Pihaknya juga menyiapkan kebutuhan pelaksanaan penyembelihan di masjid. Seperti sanitasi, tempat pembuangan limbah dan lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar