BPJS Kesehatan Genjot Angka Skrining Riwayat Kesehatan bagi Peserta di Surabaya

Sosialisasi skrining riwayat kesehatan (Dok. Ist)

KBRN, Surabaya : Peserta BPJS Kesehatan, kini diwajibkan untuk melakukan skrining riwayat kesehatan, sebelum mengakses layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Oleh karenanya, BPJS Kesehatan, kini gencar melakukan sosialisasi program ini.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer (PMP) BPJS Kesehatan cabang Kota Surabaya - Eka Wahyudi menyebut, skrining riwayat kesehatan sebagai upaya preventif, yang dapat menjaring peserta dengan berbagai potensi resiko penyakit.

"Seperti risiko hipertensi, risiko jantung koroner, risiko ginjal kronik, dan risiko diabetes militus," ujarnya, Rabu (29/6/2022).

Dijelaskannya, bawah skrining riwayat kesehatan sangat bermanfaat bagi peserta JKN maupun FKTP. Disebutkannya, peserta dapat mengetahui potensi risiko penyakit kronis dirinya. Selai itu, juga membuka akses peserta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan JKN.

"Khususnya bagi peserta yang belum pernah memanfaatkan layanan JKN di FKTP. Sehingga berdampak pada peningkatan kepuasan peserta," tambahnya.

Target skrining riwayat kesehatan adalah minimal 10% dari peserta terdaftar di FKTP. Dengan angka tersebut, maka untuk Kota Surabaya sendiri, dari sebanyak 2.604.778 peserta, maka sekurangnya 260.478 peserta telah terskrining riwayat kesehatannya.

"Capaian skrining riwayat kesehatan sampai dengan 27 Juni 2022, sebanyak 34.668 peserta atau sebesar 13,30 persen dari target 260.478 peserta yang terdaftar di FKTP," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar