28 Titik Rukyatul Hilal, Di Siapkan Kemenag Jatim

Plh. Kakanwil Kemenag Jatim, Nawawi.jpeg

KBRN, Surabaya : Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, hari ini siapkan 28 titik pemantauan atau pengamatan hilal penentuan awal bulan Dzulhijjah 1443 Hijriyah.

"Hal ini sesuai dengan fatwa Majlis Ulama Indonesia (MUI) nomer 2 tahun 2004, terkait penentuan awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijah, yang harus dilakukan dengan cara tiga D,  yaitu dihisab, di rukyat dan di isbat," ujar Plh. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim, Dr. H. Nawawi, ketika di hubungi RRI Surabaya, Rabu (29/06/2022).

Menurutnya, tim rukyatul hilal Kemenag Jatim, baik dari Provinsi, Kab/Kota akan disebar ke 28 lokasi yang telah ditetapkan sebagai titik pemantauan atau pengamatan hilal penentuan awal satu Dzulhijjah 1443 Hijriyah.

"28 lokasi itu diantaranya Bangkalan, Pasuruan, Malang dan Gresik," terangnya.

Selain tim rukyat dari Kementerian Agama, pihaknya juga akan melibatkan tim falakiyah dari elemen masyarakat dalam proses rukyatul hilal ini.

"Pelibatan ini dimaksudkan agar semua unsur masyarakat dapat terlibat dalam rukyatul hilal," ungkapnya.

Nawawi menjelaskan, semua hasil rukyatul hilal dari 28 lokasi itu, akan di laporkan ke Kemenag pusat sebagai bahan sidang isbat penentuan awal bulan Dzulhijjah 1443 H.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar