Dewan Jatim Sambut Gembira Pembelian Migor Murah via Aplikasi PeduliLindungi

Daniel Rohi, Anggota Komisi B DPRD Jatim (Dok. Ist)

KBRN, Surabaya : Dewan Jawa Timur menyambut baik regulasi Pemerintah Pusat yang mulai melakukan ujicoba pembelian minyak goreng curah dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) seharga Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram. 

Namun, syaratnya adalah pembelian menggunakan aplikasi PeduliLindungi, tetapi juga menggunakan KTP. Ujicoba ini dilaksanakan sejak hari Senin (27/6/2022) hingga dua minggu kedepan. 

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Daniel Rohi menyebut, bahwa kebijakan ini merupakan salah satu solusi, untuk tetap memberikan bantuan kepada masyarakat guna menjaga daya beli minyak goreng, tetapi juga mengantisipasi aksi borong. 

"Saya pikir ini satu terobosan, satu solusi yang sangat cerdas, dan satu terobosan yang bagus, karena dengan penggunaan aplikasi tersebut dan juga penggunaan KTP," ujarnya kepada RRI Surabaya, Senin (27/6/2022). 

Dengan kebijakan ini, masyarakat bisa membeli minyak goreng curah, sebanyak 10 kilogram per hari, per Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan harapan, kebutuhan rumah tangga, dan juga pelaku usaha kecil, dapat terpenuhi. 

"Dan rakyat diberi kesempatan untuk membeli minyak goreng sesuai kebutuhan mereka, agar kondisi minyak goreng itu harganya terkontrol dan ketersediaan pun juga terkontrol," imbuhnya. 

Oleh sebab itu agar program ini bisa berjalan dengan maksimal, dan sesuai dengan tujuannya, maka Daniel Rohi sangat berharap Pemerintah melakukan sosialisasi secara terus-menerus, agar masyarakat bisa memahami dan bisa menggunakan secara mudah aplikasi PeduliLindungi. 

"Ketika program ini dijalankan, Pemerintah juga terus mengevaluasi dan meningkatkan kemanfaatan penggunaan aplikasi ini," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar