Dirut Jasa Raharja Serahkan Secara Langsung Santunan Korban Laka Bus Tol Sumo

Dirut Jasa Raharja Rivan A. Purwantono serahkan santunan keluarga korban laka bus Tol Sumo (Dok. Ist)

KBRN, Surabaya : Jasa Raharja menyerahkan santunan kepada ahli waris atau keluarga korban yang meninggal dunia, akibat kecelakaan bus yang membawa warga Surabaya, di Jalan Raya Tol Sumo KM 712+400 A Ds. Penompo Kec. Jetis Kab. Mojokerto. 

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono secara simbolis menyerahkan santunan kepada keluarga korban, di kantor Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur, Selasa (17/5/2022). Pada kesempatan itu juga dihadiri Walikota Surabaya, Eri Cahyadi. 

"Kesempatan pagi ini Walikota Surabaya hadir untuk menyaksikan secara simbolik penyerahannya, walaupun di dalam proses ketika kecelakaan kemarin terjadi, kami juga dibantu oleh Dirlantas Jatim," ujarnya. 

Selain itu, juga dihadiri Wadirlantas Polda Jatim. Sebagai ungkapan terima kasih, sehingga para korban mendapatkan penanganan yang cepat, mereka langsung dirujuk di beberapa Rumah Sakit. 

"Terima Kasih dengan reaksi yang sangat cepat sehingga semua korban yang luka luka, ringan maupun berat, langsung mendapatkan perawatan dari rumah sakit, lebih dari 5 rumah sakit," imbuhnya. 

Rivan A. Purwantono menuturkan, untuk korban yang meninggal dunia, telah diserahkan secara simbolis berkasnya, walaupun telah diselesaikan kurang dari 24 jam. 

"Ini adalah satu komitmen kami, Jasa Raharja mewakili negara yang hadir sebagai pelaksana pertanggungan dasar khususnya kecelakaan," ucapnya. 

Bentuk santunan yang diserahkan hari ini untuk korban meninggal dunia, masing-masing mendapat Rp 50 juta, dan untuk korban masih luka-luka, Jasa Raharja memberikan sampai dengan batas Rp 20 juta. 

"Tetapi ini tidak menjadi batas maksimal, karena kami telah berintegrasi, kolaborasi dengan BPJS juga, artinya digunakan pertama adalah menggunakan perawatan dari santunan yang diserahkan oleh Jasa Raharja," ungkapnya. 

"Kemudian bisa ditingkatkan kalau misalkan kurang, bisa menggunakan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tetap bisa menjalani perawatan sampai dengan sembuh," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar