DPD PPNI Kota Surabaya punya Ketua Baru Periode 2022-2027

KBRN, Surabaya : Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-X pada 22-23 Januari 2022 di Surabaya, Jawa Timur. Salah satu agenda dalam Musda X ini, yakni Pemilihan sekaligus Pelantikan Ketua DPD Terpilih, serta Pengesahan Tim Formatur dan Tim Perumus Program Kerja DPD PPNI Kota Surabaya periode 2022-2027.

Mekanisme pemilihan Ketua DPD PPNI Kota Surabaya Terpilih ini dilakukan dengan cara setiap Dewan Pengurus Komisariat (DPK) PPNI Kota Surabaya memilih satu dukungan sebagai Bakal Calon. Dan, terjaring empat Bakal Calon Ketua. Setelah dilakukan pemungutan suara melalui voting, hanya satu Bakal Calon Ketua yang memenuhi syarat sebagai Calon Ketua. Yakni, Nuh Huda, S.Kep., Ns., M.Kep.MB dan dinyatakan terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua DPD PPNI Kota Surabaya periode 2022-2027, setelah mengumpulkan 53 suara dari 56 DPK.

Musda X ini juga sekaligus Pelantikan Nuh Huda, S.Kep., Ns., M.Kep.MB sebagai Ketua DPD PPNI Kota Surabaya Terpilih periode 2022-2027 oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. H. Nursalam, M.Nurs (Hons). Selain itu, juga penyerahan tongkat kepemimpinan dari Ketua sebelumnya Misutarno, S.Kep., Ns., M.Kep kepada Ketua Terpilih, Nuh Huda, S.Kep., Ns., M.Kep.MB.

Dalam sambutannya, Nuh Huda, mengatakan ada beberapa program kerja yang akan dijalankan dalam waktu dekat. Salah satunya, dengan melakukan digitalisasi bagi para tenaga perawat, terutama dalam menjalankan kegiatan hingga pelayanan kepada masyarakat. Termasuk mengupayakan kesejahteraan bagi para tenaga perawat, serta menyesuaikan aturan dari pemerintah mengenai jam kerja bagi tenaga perawat. Khususnya bagi perawat yang masih bertugas dalam membantu penanganan Covid-19 di puskesmas maupun rumah sakit.

“Inovasi digitalisasi bagi perawat akan menjadi program kerja utama kami untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, ke depan, DPD PPNI Kota Surabaya bisa profesional, unggul, dan inovatif. Selain itu, kami mengupayakan kesejahteraan bagi para perawat, baik dalam kesejahteraan finansial maupun kenyamanan kerja. Termasuk memperhatikan beban kerja para perawat, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. H. Nursalam, M.Nurs (Hons) menekankan pentingnya membangun dan meningkatkan kerja sama antarlintas sektor, agar organisasi profesi keperawatan PPNI bisa menjalankan peran dan tugasnya. Dengan jumlah perawat di Surabaya yang mencapai 16.000 orang, diharapkan bisa menjadi ujung tombak dalam pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam membantu penanganan Covid-19 saat ini, serta bersama-sama mencegah masuknya varian baru Covid-19 Omicron.

“Dengan terpilihnya Ketua yang baru, harapannya lebih meningkatkan kinerja organisasi profesi, terutama dalam menjamin visi dan misi organisasi, agar lebih dicintai anggota maupun pemerintah. Peran tenaga perawat di masyarakat sangat penting, terutama dalam penanganan Covid-19, seperti di masa pandemi saat ini,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar