PCNU Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Seksual Anak di Sidoarjo

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak. (Foto : ist)

KBRN, Sidoarjo : Sekertaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo Ir. Agus Ubaidillah, menaruh perhatian serius pada sejumlah kasus kejahatan seksual pada anak yang marak terjadi di Sidoarjo.

Agus meminta penegak hukum untuk memprioritaskan penanganan kejahatan seksual pada anak sesuai amanat undang-undang yang berlaku.

"Harus diberikan hukuman yang berat terhadap pelaku sesuai amanat undang-undang," kata Agus saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Selasa (18/1).

Pihaknya mengecam keras serta mengutuk semua tindakan kekerasan seksual terhadap anak di Sidoarjo. terbaru kasus MWS (40) yang tega melakukan perbuatan bejatnya terhadap anak tirinya sendiri.

Perilaku MWS merupakan tindakan asusila yang jauh dari norma-norma yang berlaku. Perilaku tersebut dinilai sangat merugikan citra warga Sidoarjo. 

"Aparat kepolisian harus menindak tegas perilaku MWS yang telah membuat korban anak tirinya sendiri alami trauma," tegasnya.

Selain memberikan hukum berat terhadap pelaku, Agus juga meminta pihak terkait untuk memberikan penyembuhan psikologi terhadap korban.

"Penyelesaian kekerasan seksual itu, selain sanksi terhadap pelaku. Penanganan psikologi dan primer, sekunder dan tertier terhadap korban juga harus jadi prioritas dan harus diutamakan," tegas mantan ketua GP Ansor ini.

Dampak psikologis yang ditimbulkan terhadap korban, lanjut dia, tak bisa ditebus lewat hukuman kebiri, penjara, bahkan hukuman mati sekalipun. Selain berdampak pada diri korban, dampak psikologis juga timbul di keluarga korban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar