Gubernur Khofifah Ajak Kembalikan Kejayaan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia

Gubernur Khofifah hadiri Hari Darma Samudera (Dok. Humas Jatim)

“Sederet nama pahlawan  dan pejuang  bangsa yang gugur dalam medan pertempuran laut  antara lain  Komodor Yos Sudarso, John Lie, Kapten Wiratno (kapten KRI Matjan Tutul) ,  Kapten Tjiptadi dan sebagainya  ini menjadi gambaran bahwa banyak pahlawan dan pejuang  kita yang berjuang di wilayah kemaritiman. Apalagi negara kita adalah negara maritim, dan perjuangan dan kegigihan para pahlawan dan pejuang yang bertempur di medan laut  beserta prajurit maritim yang lain harus menjadi suri tauladan kita” jelasnya.

Khofifah juga mengajak kepada seluruh masyarakat Jatim terutama generasi muda untuk meneladani jejak perjuangan dan pengorbanan para pahlawan nasional. Serta terus membangun komitmen bahwa ada perjuangan, pengorbanan dan keteladanan dari para pahlawan nasional.

“Seringkali kita mendengar bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa memberikan penghormatan, menghargai jasa-jasa para pahlawannya. Yang selalu kita bisa teladani dan pelajari dari para Pahlawan ialah kerelaan untuk berkorban demi kedaulatan bangsa dan negara. Untuk itu, bagi mereka yang telah gugur mari kita mendoakan agar diberikan tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Khofifah.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa acara tabur bunga ini untuk menghargai jasa para pahlawan terutama pahlawan laut yang telah gugur dalam berjuang menegakkan kedaulatan NKRI. Serta untuk menumbuhkan semangat para prajurit laut saat ini untuk terus menjaga kedaulatan NKRI.

“Termasuk para prajurit di KRI Nanggala 402 yang melakukan operasi latihan di Laut Bali telah gugur dan tentunya juga masuk di dalam acara ini. Kita hormati, kita hargai perjuangan mereka sekaligus pengingat jasa 53 prajurit yang telah gugur tersebut,” katanya.

Selanjutnya :

Halaman 2 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar