2 Toko Jamu di Tuban Jual Miras Ilegal, Digerebek Petugas Gabungan

KBRN, Tuban: Dua toko jamu tradisional di Kelurahan Sukolilo, Kabupaten Tuban gabungan gabungan Satpol PP dan TNI-Polri, Minggu (17/10/2021). Kedua toko digerebek karena menjual minuman beralkohol di atas 15 persen. Sebanyak 50 botol minuman keras (miras) berhasil di amankan sebagai barang bukti.

Sekilas, bangunan sederhana di pinggir jalur nasional pantura ini tidak tampak istimewa. Namun siapa sangka, ternyata toko jamu ini juga menyediakan minuman keras dengan kadar alkohol tinggi.   

Temuan ini diketahui petugas gabungan Satpol PP bersama TNI-Polri saat menggelar razia minuman keras di sepanjang jalur pantura Kabupaten Tuban. Terdapat berbagai merek miras terkenal, di antaranya vodka, jaguar, england serta newport.   

Hal serupa juga di temukan petugas dari sebuah toko jamu tradisional di Desa Karangagung, Kecamatan Palang. Selain menjual berbagai produk jamu dan kebutuhan rumah tangga, tempat usaha ini juga menyediakan miras. Minuman ilegal itu disembunyikan di ruangan belakang toko.

Dari kedua lokasi ini petugas berhasil mengamanan puluhan botol miras berbagai merek. Untuk kepentingan penyelidikan, seluruh barang bukti diamankan ke Kantor Satpol PP Kabupaten Tuban. 

 "Perdagangan mihol ini harus ada izinnya, agar kita dapat mengendalikan perdagangan di lapangan," kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Hanis. 

Selanjutnya, pemilik toko kedua diminta hadir ke kantor Satpol PP Kabupaten Tuban untuk menjalani pemeriksaan. Mereka akan dimintai keterangan karena mengaku sudah mengantongi izin dan satu lagi sedang mengurus izin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00