Kisah Santri Tewas di Ponpes Banyak Ditutupi, Fenomena Kekerasan di Dunia Pendidikan

KBRN, Surabaya  :  Kekerasan di dalam lingkungan pondok pesantren memang jarang diberitakan, namun tidak berarti tidak ada. 

Catatan redaksi rri.co.id Surabaya dan tulisan di media massa mencatat, selain peristiwa baru baru ini di Sidoarjo, kejadian serupa pernah terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur,.

Seorang santri berinisial M (15), tewas dianiaya empat rekannya setelah mengaku mencuri uang Rp 100.000, pada bulan Juni lalu. Keempat pelaku yang menganiaya korban yakni berinisial MA (18), Y (15), A (15), dan AM (15).

Korban meninggal setelah menjalani perawatan dua hari di rumah sakit, 

Parahnya kasus penganiayaan itu terkadang juga dilakukan Oknum pengasuh Ponpes yang seharusnya melindungi dan mendidik mereka menjadi manusia berguna.

Selain santri yang di aniaya dan bullying, jumlah santri depresi saat mengikuti pendidikan di Ponpes juga diduga cukup banyak. 

Mengutip hasil penelitian Haqiqi yang ditulis Andi Nizar Mahasiswa Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah dalam skripsinya menyebutkan bahwa remaja yang tinggal di Pondok pesantren memiliki tingkat depresi yang lebih tinggi dibanding yang tinggal di dalam rumah, yaitu 39,7 persen, dan yang mengalami kecemasan mencapai 67,1 % dan stress sebesar 44,9 %.

Sedangkan hasil penelitiannya sendiri terhadap sejumlah santri di Bogor menunjukan bahwa 12,8 % Santri pernah mengalami depresi. 

Sementara itu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga bulan lalu telah mengingatkan agar tidak ada lagi kasus kekerasan yang terjadi di pondok pesantren. Hal tersebut menyusul munculnya berbagai kasus kekerasan di pondok pesantren, baik kekerasan fisik dan kekerasan seksual yang sangat mengkhawatirkan. "Jangan lagi ada kasus kekerasan di pondok pesantren dalam bentuk apa pun. Anak ingin meraih pendidikan terbaik, harus didukung dan diwujudkan bersama," ujar Bintang, di dalam siaran persnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00