Tarik Biaya Permohonan PTSL, Kades Sidoarjo di OTT Saber Pungli

Kepala Desa Klantingsari, Tarik, Sidoarjo. Wawan Setyo Budi digelendeng petugas Saber Pungli Polresta Sidoarjo. (Foto : ist)

KBRN, Sidoarjo : Tim Saber Pungli Unit Tipidkor Satreskrim Polresta Sidoarjo, berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Kepala Desa Klantingsari, Tarik, Sidoarjo, berinisial Wawan Setyo Budi Utomo, 45 tahun dirumahnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan jika tim saber pungli Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil melakukan OTT terhadap Kepala Desa Klantingsari ini di kediamannya.

Saat itu, yang bersangkutan sedang melakukan pungutan liar (pungli) kepada empat warga yang sedang mengajukan permohonan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). 

"Saat OTT di rumah WS, didapati uang tunai senilai Rp. 7.250.000 dan Rp. 1.500.000," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Dalam pelaksanaan melakukan pungli kepada warga yang mengurus PTSL, tersangka Wawan menunjuk AI, salah satu staf administrasi Desa Klantingsari, untuk membuat surat kepemilikan bagi warga yang belum punya surat kepemilikan hak untuk pengurusan PTSL. 

Adapun pungli yang dilakukan tersangka untuk pengurusan PTSL, yakni pembuatan surat keterangan hibah beban biaya yang dikenakan kepada warga, senilai Rp. 350.000. Kemudian ada juga biaya pembuatan surat keterangan waris Rp. 850.000. Serta biaya surat jual beli tanah sebesar 5 persen dari nilai jual beli tanah.

"Selain itu, dari tersangka polisi mendapatkan barang bukti uang di tabungan atas nama AI senilai Rp. 60.000.000, beberapa unit laptop, handphone dan berkas-berkas dokumen," tambahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka WS, dikenai ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00