Ulama NU Puji Keberhasilan Gubernur Khofifah Tangani Covid di Jatim

KH. Said Agil Siraj (Dok. Hunas Jatim)

"Masyarakat ditertibkan prokes sementara pemerintah menggalakkan vaksinasi dan memperbaiki ekosistem kesehatan. Kita semua tetap harus waspada terkait potensi datangnya gelombang ketiga," ucapnya. 

Atas apresiasi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih dan rasa syukur. Semua capaian positif tersebut disampaikannya sebagai hasil kerjasama Pemprov Jatim bersama berbagai lembaga dan elemen masyarakat luas. Bahkan secara khusus, Gubernur Khofifah menyebut peran serta ulama dan tokoh agama  amat penting dalam mengajak masyarakat untuk terus taat prokes dan menjalani vaksinasi Covid-19.

"Alhamdulillah, kepatuhan seluruh masyarakat Jawa Timur yang telah taat pada protokol kesehatan serta dukungan penuh oleh NU , Muhammadiyah, Tokoh  ormas keagamaan  lainnya di semua lini lini, Jatim menjadi provinsi pertama yang mencapai level 1," ucap Gubernur Khofifah disela-sela Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar  Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2021 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Khofifah mengungkapkan, keberhasilannya menangani Covid-19 di Jawa Timur bukan hasil kerja dirinya. Banyak pihak yang turut andil bersama  dalam upaya menurunkan angka kasus Covid-19. Termasuk diantaranya adalah Nahdlatul Ulama  dan pengasuh pesantren yang dinilai Khofifah  juga mengedukasi masyarakat hingga level bawah mengenai Covid-19. 

"NU telah memberikan dampak yang luar biasa dalam mendorong kesadaran warga dalam penerapan protokol kesehatan dan gerakan vaksinasi di Jatim. Termasuk Muhammadiyah dan  organisasi kemasyarakatan keagamaan  lainnya. Semua telah mendukung hingga Jatim masuk pada level 1 diikuti 25 kabupaten/ kota yang juga sudah level 1. Alhamdulillah dan terimakasih semuanya. Mohon semua tetap disiplin protkes dan percepat vaksinasi. ," kata Khofifah. 

Selanjutnya :

Halaman 2 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00