Soal Pemutusan Listrik Warga Isoman, Ketua DPRD Sidoarjo Akan Panggil PLN

Ketua DPRD Sidoarjo, H. Usman (foto : ist)

KBRN, Sidoarjo : DPRD Sidoarjo akan segera memanggil Perwakilan PLN (UP3) terkait pemutusan meteran listrik warga pasca menjalani isolasi mandiri.

Sebelumnya diberitakan akun Facebook bernama @Mamaara mengeluh di media sosial setelah listriknya diputus karena telat bayar selama 8 Hari. Bukan tanpa alasan dirinya mengaku kehabisan uang sejak menjalani isolasi mandiri.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman mengatakan, seharusnya PLN dalam hal ini lebih mengutamakan pendekatan humanis dalam melayani pelanggan. Apalagi dimassa pandemi dan pemelik rumah juga baru selesai menjalani isolasi mandiri.

"Saya harap hal seperti ini tidak akan terulang lagi dimassa pandemi, banyak warga yang terdampak kehilangan pekerjaan hingga kehabisan uang, pihak PLN akan secepatnya kita panggil untuk klarifikasi persoalan tersebut," jelas Usman saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (31/7/21).

Ia menambahkan, tak hanya PLN yang diminta lebih memberikan toleransi kepada warga terdampak Covid-19. Bank, koperasi serta pekreditan lainnya juga diharapkan memberikan pengertian kepada para pelanggan khususnya di massa seperti ini.

"Kami juga akan meminta kepada sektor usaha perkreditan untuk lebih toleransi terhadap pelanggannya dalam menagih pembayaran. Hal yang dilakukan PLN enggaknya jadi contoh. Pemkab Sidoarjo kedepan juga akan lebih optimal dalam memantau warga yang menjalani isoman," imbuh Usman.

Sementara itu Ika pemelik akun @Mamaara yang merasa keberatan atas pemutusan listrik rumahnya secara sepihak pasca menjalani isolasi mandiri, merasa bersyukur keluhan yang ia unggah di laman Facebook menuai banyak respon.

"Alhamdulillah tadi sudah dihubungi langsung oleh Ketua DPRD Sidoarjo. Semoga kedepan hal yang menimpa saya tidak terulang dan tidak terjadi di lain orang," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00