Betonisasi Jalan Mulai Dilakukan, Kades di Sidoarjo Himbau Pengendara Bersabar

Proyek betonisai jalan, lanjutan Kebonagung -Kemangsen di Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu mulai digarap, Selasa (15/6/2021). FOTO/Andri Santoso

KBRN, Sidoarjo - Betonisasi jalan di Desa Sawocangkring Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan pada Selasa (15/6/2021).

Peningkatan jalan dengan lebar 6 meter dan panjang 1.730 meter tersebut akan memakan waktu selama 5 bulan.

Kades Sawocangkring, Sugito mengatakan, bagi masyarakat desa setempat yang aktifitasnya terganggu selama pelaksanaan proyek berlangsung, diminta untuk bersabar hingga proyek selesai.

"Atas sosialisasi ini, saya mohon bagi masyarakat yang usahanya terganggu nanti untuk bersabar. Gangguan selama proyek berlangsung hanya bersifat sementara," harap Sugito kepada Radio Republik Indonesia (RRI) ditemui di Kantor Desanya.

Hal serupa disampaikan Kades Beciro Ngengor, Subekhan, yang wilayahnya juga ikut dilewati proyek menambahkan, pihaknya meminta kepada pihak kontraktor pelaksana untuk senantiasa berkordinasi dengan masyarakat terkait hal-hal selama pelaksanaan proyek berlangsung.

"Mohon pihak kontraktor selalu berkordinasi dengan masyarakat selama proyek berlangsung," katanya

Sementara, Deddy Wiehanto petugas pengawas Dinas PU Bina Marga dan Sumberdaya Air (PU BMSDA) Kabupaten Sidoarjo mengatakan, proyek lanjutan pada ruas jalan Kebonagung-Kemasan kali ini mulai dari perbatasan Desa Sawocangkring-Wilayut hingga Desa Beciro Ngengor. Jalan yang dibeton akan ditinggikan dan dicor beton setinggi 40 senti meter dengan penguatan tulang besi kolom.

"Jalan ini memang rusak parah. Dan ini sudah mulai kita bangun. Ini lanjutan dari sebelumnya. Dari ujung timur, ke baratnya hingga depan Balai Desa Beciro Ngengor," terang Deddy, kepada Radio Republik Indonesia (RRI) di lokasi.

Dijelaskan Deddy, dalam pengerjaannya akan dilakukan skema separuh jalan, dan separuh jalan akan bisa dilewati kendaraan. Selama proyek perbaikan berlangsung masyarakat pengguna jalan dimohon untuk bersabar.

"Harus ada pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan. Entah ada pengaturan jalan dilokasi atau juga dengan sebagian dilewatkan jalur alternatif, harus ada," Terang Deddy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00