Percepat Vaksinasi Lansia, Pemkot Surabaya Buat Program Relawan Pendamping

KBRN, Surabaya: Sejak vaksinasi lansia dicanangkan pada Februari, hingga saat ini sudah 65 persen lansia di Surabaya yang telah divaksin Covid-19. Artinya, ada sebanyak 58 ribu lansia belum mendapatkan vaksinasi.

Karena itu, Pemerintah Kota Surabaya membuat program relawan pendamping. Dalam program itu, warga Surabaya yang belum divaksin bisa menjadi relawan pendamping dengan mengajak lansia untuk divaksin.

”Jadi pendamping ini juga bisa mendapatkan vaksin Covid-19. Syaratnya dengan mengajak 2 orang lansia untuk ikut vaksinasi,” ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara.

Dia menjelaskan, program tersebut diberi nama 1 relawan 2 lansia. Sesuai namanya, 1 relawan mengajak 2 lansia untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

”Misalnya begini, ada lansia yang belum mau ikut vaksin. Lalu tetangganya, yang belum dapat vaksin, mengajak untuk vaksin. Jadi, bukan hanya lansia yang dapat vaksin, tapi relawan yang mengajak ini juga,” jelas Febriadhitya Prajatara, pada Kamis (15/4/2021).

Menurut dia, siapapun bisa menjadi relawan. Anggota karang taruna, kader Bumantik, Posyandu, dan warga, bisa mendaftar menjadi relawan. Saat ini, sudah banyak relawan yang mendaftar.

”Warga bisa mendaftar. Kami berharap siapapun bisa mendaftar menjadi relawan pendamping. Supaya lansia dan warga Surabaya bisa segera mendapatkan vaksin Covid-19,” ujar Febriadhitya Prajatara.

Dia berharap, upaya itu mampu mengubah perspektif masyarakat yang mengatakan bahwa vaksin memberikan dampak buruk. Selain membuat program relawan pendamping, pihaknya juga membuat sistem jemput bola.

”Jadi sistemnya door to door. Kami datang ke rumahnya untuk dijemput dan dilakukan vaksinasi,” terang Febriadhitya Prajatara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00