Gempa, Gubernur Khofifah Langsung Koordinasi Tim Tangguh

Lokasi titik gempa (Dok. BMKG)

KBRN, Surabaya : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung melakukan koordinasi dengan tim tangguh, sesaat setelah terjadi gempa bumi yang getarannya dirasakan hingga seluruh wilayah Jawa Timur, Sabtu (10/9/2021).

"Ini saya langsung koordinasi ke Tim Tangguh," ucap Khofifah singkat, sembari menunggu konfirmasi dari Tim Tangguh.

Diketahui, kejadian gempa bumi dengan titik episentrum berada di Barat Daya Kabupaten Malang, pada pukul 14.00 WIB. Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,7 ini dirasakan juga hampir di seluruh wilayah Jatim.

"Yang terkonfirmasi itu 90 kilo Barat Daya dari Malang, yang terkonfirmasi ini 217 kilo dari tempat kita berada, kira kira itu," ujarnya.

Diakuinya, yang paling terasa atau paling berdampak dari gempa bumi ini adalah wilayah Malang, serta beberapa Kabupaten Kota yang dekat dengan Laut selatan. Bahkan di Kabupaten Lumajang, terdapat 1 korban meninggal dunia.

"Yang paling dekat Malang, jadi yang paling terasa, paling dalam, Malang. Ini informasi dari sistem yang terkoneksi dari handphone saya," ungkapnya.

"Kemudian Kediri juga berasa, Blitar juga agak tinggi intensitasnya. Tapi paling dalam Malang, karena terdekat 90 kilo dari pusat gempa itu ada di Kabupaten Malang," tambahnya.

Khofifah memastikan bahwa seluruh informasi terkait efek atau dampak dari gempa bumi diketahuinya. Mulai dari jumlah korban, maupun jumlah fasilitas yang mengalami kerusakan.

"Sabar teman teman, saya tak koordinasi ya," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00