Gara Gara Lalat, Tiga Mahasiawa Unair Juara 1 Karya Tulis Ilmiah

KBRN, Surabaya : Tiga Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya yakni Mirda Elisafitri, Sumber Nurhadi, dan Mei Rifqi dari program studi Akuakultur angkatan 2017 berhasil menyabet Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah se-Jawa Timur.

Karya tulis berjudul "Potensi Mangrove Avicennia spp sebagai Star-La Insektisida Alami Pengusir Lalat Pada Pembuatan Olahan Ikan Asin Guna Mendukung Terwujudnya SDs Di Wilayah Pesisir Indonesia".

Ketiga mahasiswa yang dibimbing dosen FPK UNAIR Dr. A. Shofy Mubarak S. Pi, M.Si. itu mempresentasikan ide gagasannya di depan mahasiswa seluruh Jawa Timur pada ajang Essay Writing Competition yang diadakan di IAIN Tulungagung yang mengambil tema Optimalisasi Peran Pemuda dalam Pemanfaatan Sumber Daya untuk Mewujudkan SGDs di Era Revolusi Indusri 4.0”.

Mulanya, kata Mirda, seorang dosen melontarkan pertanyaan sudahkah ada anak perikanan memberikan solusi terkait ikan asin yang dikerumuni lalat? Sebab, dampaknya sangat berbahaya. Menurut (WHO, 2015) apabila makanan dihinggapi oleh lalat, makanan tersebut bisa terkontaminasi oleh bakteri seperti Salmonella, dan E.coli. Jika terlalu banyak lalat yang menghinggapi makanan, akan ada potensi keracunan makanan.

“Dari situ kami terinspirasi, kami cari info bahan dan kandungan apa yang dibutuhkan untuk membuat sebuah insektisida yang aman dan ramah lingkungan," ujarnya.

"Lalu kemudian kandungan tersebut kami sinkronkan dengan potensi perikanan, salah satunya kandungan senyawa sekunder insektisida itu terdapat pada tanaman mangrove," tambahnya.

Tanaman mangrove yang melimpah adalah jenis Avicennia spp, lalu tempat produsen pembuatan ikan asin berada di wilayah pesisir. Salah satu potensi tanaman di pesisir adalah tanaman mangrove yang mudah diperoleh.

MIrda mengatakan bahwa tim mereka sempat mengalami kesulitan mencari data serta tingkat keberhasilan dari esai mereka karena belum ada penelitian terkait sebelumnya.

"Nanti kami bikin penelitian untuk konsentrasi yang tepat dan tingkat ke efektifannya," terang Mirda.

Mirda berharap, mahasiswa UNAIR utamanya dari FPK jangan takut untuk menuangkan ide dan pikirannya lalu meluangkan waktu untuk meraih prestasi dan mencari pengalaman di luar kampus. (Ria)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00