Tagihan Listrik Membengkak? Ini Saran YLPK

Ketua YLPK, M. Said Sutomo (Dok. Istimewa)

KBRN, Surabaya : Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK), menerima pengaduan konsumen pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sangat banyak di masa pandemi, hingga masuk masa transisi new normal di Kota Surabaya.

Ketua YLPK, M. Said Sutomo mengatakan, pengaduan atau laporan yang masuk itu sangat banyak, dan dikirim beragam. Ada yang via telpon, email, surel, whatsApp dan website www.ylpkjatim.or.id.

Namun, hingga saat ini pengaduan itu belum ada yang dia proses. Hal itu mengingat dibutuhkan surat resmi dari pelanggan secara fisik. Barulah dari situ dia memverifikasi persoalan yang diadukan secara resmi.

"Kita tunggu suratnya konsumen. Sampai saat ini belum ada yang masuk," ujar Said Sutomo, Sabtu (13/6/2020).

Ada beragam jenis persoalan pengaduan yang dia terima. Semisal soal pelanggaran meteran. Hal itu nantinya akan bisa diketahui material meteran ada pelanggaran, kecurangan, atau kerusakan melalui kalibrasi meteran.

"Kalau kalibrasi meteran itu wewenang Badan Metrologi yang ada," imbuhnya.

Selanjutnya :

Halaman 1 dari 3

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00