Tiga Pilar Kecamatan Ngadiluwih Sosialisasi Larangan Takbir Keliling Dan Salat Ied Di Masjid

Sosialisasi larangan Takbir Keliling dan Salat Ied Idul Fitri pada masa Pandemi Covid-19 di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

KBRN, Kediri: Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Tiga Pilar Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, mengunjungi sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayahnya, Jumat (22/5/2020).

"Giat hari ini kami lakukan, dalam rangka koordinasi larangan Takbir Keliling dan Salat Ied berjamaah di masjid atau lapangan. Upaya ini kami gelar dengan mendatangi tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat," kata Kapolsek Ngadiluwih, AKP H.Mukhlason, SH, di Kabupaten Kediri, Jumat (22/5/2020).

AKP Mukhlason meyakini, kegiatan kunjungan terhadap tokoh Agama dan tokoh Masyarakat di wilayah Kecamatan Ngadiluwih, sebagai langkah antisipasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H di tengah masa Pandemi Covid 19.

"Pada hari ini, kunjungan kami laksanakan sejak pukul 10.00 hinhha pukul 14.30 WIB," katanya.

Terkait lokasi kunjungan, diadakan di kediaman Kyai Harun Ar-Rasyid, dengan alamat Dusun Rembang Reco, Desa Rembang, Kecamatan Ngadiluwih. Lalu, di tempat Kyai Maksum, alamat Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih. Kemudian, juga di kediaman Kyai Jumali Idris, beralamat di Dusun Dawung, Desa Bedug, Kecamatan Ngadiluwih. Selanjutnya, di kediaman Kyai Maksun, alamat Desa Slumbung, Kecamatan Ngadiluwih. Kemudian, di rumah Ustadz Agus Salim, Kepala KUA Ngadiluwih, alamat Desa Rembang Kepuh, Kecamatan Ngadiluwih.

Pada kesempatan ini, turut hadir Camat Ngadiluwih, Harminto, S. Sos, serta Danramil Ngadiluwih, Kapten Adi. 

Pada giat kunjungan ini, ulas AKP Mukhlason, pihaknya juga melakukan pendekatan dan penggalangan terhadap tokoh Agama dan Takmir Masjid di Wilayah Kecamatan Ngadiluwih. Tujuannya, untuk menindaklanjuti hasil dari video conference Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri dengan tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Ngadiluwih. Agenda ini, lanjutnya, juga sebagai upaya meminimalisir menyebarnya Virus Corona di wilayah Kecamatan Ngadiluwih, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Saat kegiatan penggalangan terhadap Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat tersebut, Forkopimcam menyampaikan agar tidak melaksanakan Takbir Keliling di jalan, dan Takbir ini cukup dilakukan di dalam Masjid, Mushola maupun di dalam rumah masing-masing. Tapi, dengan tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19," katanya.

Mengenai pelaksanaan Salat Idul Fitri di tengah masa Pandemi Covid 19, saran AKP Mukhlason, agar dilakukan di rumah masing-masing,  serta wajib memakai masker. Ke depan, juga masyarakat idealnya meniadakan kegiatan Halal bihalal setelah salat atau bersalaman. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00