Mendekati Lebaran 1441 H, Terminal Tamanan Kota Kediri Sepi Penumpang

KBRN, Kediri: Pada pertengahan Bulan Mei 2020 atau mendekati momentum Hari Raya Lebaran 1441 Hijriah, volume penumpang bus di Terminal Tamanan Kota Kediri terpantau sangat sepi.

Kondisi ini dibenarkan, oleh IPTU Arpan S.I.K, MH, Kasat Lantas Polres Kediri Kota, Selasa (19/5/2020).

Menurut IPTU Arpan, dari data petugas di Check Point Dalam Terminal Bus Tamanan Kota Kediri, tren jumlah penumpang pada pertengahan Mei ini makin turun drastis. Hal ini juga dipicu oleh meningkatnya kesadaran warga tentang larangan Mudik oleh pemerintah, di tengah Pandemi Corona.

"Jika pada  April 2020, dalam satu hari ada ratusan penumpang tapi sejak berlakunya PSBB di Jawa Timur maupun DKI Jakarta, grafik penumpang bus di Kota Kediri semakin turun menjadi satu sampai dua orang per hari atau hanya ada satu hingga dua unit bus, yang datang di Terminal Tamanan," katanya.

Meski ada penurunan jumlah penumpang, tambahnya, mereka yang turun di Kota Kediri tetap diwajibkan mematuhi Protap Pencegahan Covid-19. Seperti pengecekan suhu tubuh dengan Thermo Gun, pemakaian masker, cuci tangan pakai sabun maupun air mengalir, serta Physical Distancing.

"Tak kalah pentingnya, para penumpang ini diminta menunjukkan surat keterangan sehat. Khususnya mereka yang turun di Kota Kediri, baik di terminal ataupun stasiun. Nanti setelah dicek kesehatannya, maka mereka tinggal menunggu hasil dari petugas kesehatan, apakah akan dirujuk ke gedung Karantina ataukah cukup isolasi mandiri," katanya.

Sementara itu, ditambahkan oleh M. Bagus Hermawan, Kabid Manajemen Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Kediri, dari data Petugas Check Point Dalam Terminal Bus Tamanan Kota Kediri, terlihat, pada tanggal 25 April 2020 jumlah penumpang yang datang ada 494 orang.

Namun, kata M. Bagus, sejak adanya aturan PSBB di Jakarta, Surabaya, dan akhir-akhir ini juga berlaku di Malang, maka per tanggal 29 April 2020, di Terminal Tamanan ini, tidak lagi menaikkan dan menurunkan penumpang bus  baik dari jurusan AKDP maupun juga AKAP.

"Bahkan, pada Minggu, tanggal 17 Mei 2020 terpantau hanya ada 2 orang penumpang yang turun di Terminal Tamanan Kota Kediri. Mereka ini pada umumnya menaiki Bus AKAP, yang berasal dari Jakarta," katanya.

Sebagai informasi, meskipun kondisi Terminal Bus tersebut sepi penumpang, para petugas dari Tim Gabungan tetap bersiaga di lokasi. Mereka di antaranya, terdiri dari anggota Dinas Perhubungan Kota Kediri, Satpol PP, unsur TNI/ Polri, dan didukung oleh Tim Medis yang dilengkapi dengan sarana kesehatan, seperti mobil ambulans. (ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00