Seorang Santri Tenggelam Di Sungai Turi Tunggorono Kabupaten Kediri

KBRN, Kediri: Akibat mengalami kecelakaan air (laka air, red) seorang santri Pondok Pesantren Nurul Ulum, di Dusun Grompol, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri dinyatakan meninggal dunia setelah sempat tenggelam, saat menyeberangi Sungai Turi Tunggorono di Kabupaten Kediri.

Menurut keterangan dari Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, waktu tersebut terjadi pada hari Jumat, 6 Maret 2020. Tepatnya pada pukul 15.15 WIB.

"Untuk lokasi kejadian, peristiwa ini tampak di Dusun Grompol, Desa Ngebrak, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, melalui siaran persnya, di Kediri, Sabtu (7/3/2020).

Terkait kronologisnya, ungkap Slamet, pada Jumat (6/3) pukul   15.00 WIB, sebanyak 3 orang santri pondok Nurul Ulum mau menyeberang dari arah Selatan sungai menuju Utara sungai. Mereka ini dalam perjalanan menuju ke arah pondok.

"Namun, pada waktu itu kondisi air sungai Turi Tunggorono, Kabupaten Kediri sedang besar alirannya," katanya.

Lantas, tambah Slamet, akibat peristiwa itu ketiga santri tersebut akhirnya terseret derasnya air sungai. Dari kejadian ini, 2 orang selamat dan yang 1 orang santri lain terseret dan tenggelam.

Lebih lanjut, dari catatan BPBD Kabupaten Kediri, data korban selamat atas nama Mohamad Mahbub Mashudi, berusia 15 tahun dengan asal Lampung Tengah Sumatera. Korban selamat selanjutnya, Mohamad Toni Maryono usia 16 tahun daerah asal Jakarta Timur.

"Sementara, korban meninggal dunia tercatat bernama Andres usia 19 tahun dan memiliki daerah asal Lampung Tengah Sumatera," katanya.(ac)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00