Batik Kreasi Pelajar SLB Siswa Budhi Surabaya Banjir Pesanan

Salah satu siswa SLB yang sedang membatik (Dok. Ist)

KBRN, Surabaya : Pandemi Covid-19 membawa berkah tersendiri bagi para siswa/siswi jenjang Sekolah Menengah Atas Luar BIasa (SMALB) Siswa Budhi Surabaya. Para siswa SLB yang mayoritas adalah Tuna Rungu ini mendapatkan buah kerja keras dari kreatifitasnya membatik tulis di sekolah. 

Tak tanggung tanggung, para siswa ini kebanjiran order yang bisa menambah pendapatan dan bisa digunakan sebagai uang saku maupun untuk jajan sehari hari. 

Sri Wiyati Kepala Sekolah SMALB tampak ulet dan telaten, membimbing dan memandu siswa siswinya membatik. Ia bersyukur, mereka tidak hanya mendapat pelajaran di sekolah, tetapi juga mendapat penghasilan.

"Allhamdulillah, dengan anak anak membatik ini mereka mendapatkan pendapatan dari kreasi membatik di sekolah. Bahkan, kami banyak mendapatkan order dari instansi untuk seragam, maupun untuk cinderamata untuk tamu tamu di dinas dinas," ungkap Sri, Senin (27/9/2021).

Diakuinya, Batik karya siswa SMALB ini yang mengangkat motif 'Semanggi Surabaya' memiliki pasar tersendiri mengingat Semanggi hanya ada di Kota Surabaya. 

Dalam sehari bisa menghasilkan 5-10 batik dan langsung habis dipesan oleh para wali murid, dinas dinas maupun untuk intansi pemerintahan. Harga batik yang dijual terbilang standar, yakni Rp 150 ribu, dengan ukuran 215 x 115 cm.

Selanjutnya :

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00