Gayatri, Wanita Dibalik Kejayaan Majapahit

KBRN. Surabaya : Sahabat budaya di dalam buku sejarah sering tertulis tentang Gayatri istri Raden Wijaya raja pertama Majapahit sekaligus putri bungsu Kertanegara penguasa terakhir kerajaan Singosari.

Gayatri lahir dengan nama Dyah Dewi Gayatri Kumara Rajassa. Ia mendapatkan predikat Ratu dengan gelar “Rajapatni” yang artinya pendamping raja. Dari pernikahannya dengan Raden Wijaya, Ia dikaruniai dua orang putri, Tribhuwana dan Wiyah Rajadewi.

Tidak ada tanggal dan tahun berapa kelahiran Gayatri. Namun dalam Negarakertagama dan Pararaton diceritakan tentang upacara Sradda untuk memperingati 12 tahun meninggalnya ratu Gayatri oleh Hayam Wuruk pada tahun 1362 yang artinya Gayatri meninggal tahun 1350.

Menurut Wicaksono dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur dalam vlog yang diunggahnya. Gayatri adalah istri raja yang punya posisi istimewa.

"Dari keempat putri Kertajaya yang dinikahi oleh Raden Wijaya, sepertinya putri Gayatri yang bungsu paling disayangi. Buktinya keturunan dari Gayatri itulah yang jadi pewaris kerajaan Majapahit" tuturnya.

Tentang Gayatri , penulis asing seperti Earl Drake menulis buku dengan Judul "Gayatri Rajapatni" yang mengulas tentang siapa dan apa kiprah Gayatri.Keistinewaan lainnya seperti disampaikan Wicak panggilan akrab Wicaksono. Mpu Prapanca bahkan menulis tentang upacara penghormatan kematian Gayatri secara detail dalam Negarakertagama pada pupuh 63 sampai 67.

"Meski tidak menjadi raja, Gayatri sangat berkuasa. Di Negarakertagama ditulis bahwa Gayatri adalah pengawas raja dan pengembang kerajaan" paparnya.

Drake juga menulis jika Gayatri adalah wanita yang tidak ragu untuk memberikan saran, tidak ragu menyuarakan pendapatnya pada suaminya, Raja Kertajasa Jayawardhana gelar raden Wijaya.

Pernah suatu kali Ia menyatakan pendapatnya mengenai Rangga Lawe, seorang pemberontak yang tidak terima akan posisi yang telah diberikan raja padanya.Gayatri bertanya bagaimana Rangga Lawe bisa memiliki dukungan dari rakyat Tuban padahal keluarganya tidak memiliki ikatan dengan mereka? Raja Kertajasa Jayawardhana sempat terkejut kala mendengar pertanyaan istrinya itu.

Gayatri juga merupakan perempuan dibalik ideologi yang Mahapatih Gadjah Mada miliki. Ia yang menanamkan ide pada Gadjah Mada untuk menyatukan seluruh negeri tetangga dibawah satu federasi, salah satu tujuan dari mendiang ayahnya Sri Maharaja Kertanagara, dan juga mendiang suaminya, Kertarajasa Jayawardhana, yang belum sempat tercapai selama masih hidup.

Gayatri Rajapatni adalah mentor, sekaligus sahabat dari Gadjah Mada, seorang yang akan Gadjah Mada mintai pendapatnya mengenai persoalan Kerajaan Majapahit. Ia merupakan wanita terhormat, bijak, cerdas, dan berpendirian teguh. Wanita yang sangat dicintai oleh keluarga dan rakyatnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00