Tujuh ASN Positif Corona, PN Surabaya Lockdown

KBRN, Surabaya : Sebanyak tujuh aparatur sipil negara (ASN) Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini berdasarkan uji swab yang dilakukan terhadap sembilan orang yang sebelumnya reaktif rapid test.

"Kemarin sekitar jam 19.00 WIB telah diperoleh hasil bahwa terdapat lima orang yg dinyatakan positif terjangkit virus COVID-19," ungkap juru bicara PN Surabaya, Martin Ginting, dalam keterangan tertulis diterima wartawan pada, Sabtu (8/8/2020).

Di luar lima pegawai tersebut, Martin mengatakan ada satu pegawai pengadilan dinyatakan positif COVID-19 setelah melakukan tes swab secara mandiri. Ditambah satu hakim yang kini dirawat di daerah tinggalnya di Jawa Barat, total tujuh ASN PN Surabaya yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Setelah berkoordinasi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya, otoritas PN Surabaya pun memutuskan menunda pelayanan. "Akhirnya pimpinan PN Surabaya melakukan penundaan semua pelayanan (LOCK DOWN), kecuali penanganan upaya hukum, persidangan perkara pidana yang akan habis masa tahanan, dan penerimaan surat yang dilayani di front office," ujarnya.

Penundaan pelayanan diberlakukan sejak Senin depan hingga Minggu dua pekan kemudian, 10-23 Agustus 2020. "Pada tanggal 24 Agustus 2020,  pelayanan  akan normal kembali. Demikian disampaikan agar publik pengguna jasa PN Surabaya maupun para pihak yg sedang berperkara atau para keluarga para terdakwa serta para advokat dan JPU dapat mengetahui dan memakluminya," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00