Gilang "Bungkus" Fetish Kain Jarik Dijerat UU ITE

KBRN, Surabaya : Gilang Aprilian Nugraha Pratama atau yang juga dikenal dengan nama 'Gilang Bungkus' terduga pelaku fwtish pocong jarik terancam hukuman 6 tahun penjara.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, pihaknya menjerat Gilang menggunakan UU ITE. Isir menjelaskan bahwa Gilang dijerat Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45B UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335 KUHP.

"Kita kaitkan sama UU ITE, karena ada perbuatan tersangka pada para korban, jika tidak mau, tersangka akan melakukan tindakan lain yang membahayakan dirinya. Ini jadi satu bentuk paksaan pada korban, untuk korban mengikuti apa yang diminta atau yang diperintahkan oleh tersangka ini," ungkap Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, dalam keterangan pers nya si Mapolrestabes, Surabaya, Sabtu (8/8/2020).

Ia melanjutkan, berdasarkan hasil keterangan terasangka ada 25 korban, perbuatan yang dilakukan itu sejak 2015-2020," Tapo kita akan terus gali lebih lanjut terkait hal ini," urainya.

Penangkapan Gilang kata Isir berdasarkan penyelidikan intensif yang dilakukan sejak diperoleh informasi dugaan fetish kain jarik oleh terduga. 

"Berdasarkan laporan polisi Polrestabes Surabaya tertanggal 30 Juli, kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, dalam waktu kurang 6 hari jajaran Polrea didukung polres Kapuas dan Polda Kalteng berhasil menangkap tersangka di tempay tinggalnya," terangnya.

Hingga saat ini dari proses penyidikan yang dilakukan ada 5 saksi korban yang telah dimintai keterangan. Kepolisian lanjut Isir terus berkoordinasi dengan health centre Unair untuk mengungkap kasus ini.

"Lima saksi korban dimintai keterangan, beberapa ahli dilibatkan baik ahli bahasa, ahli pidana, ahli ITE, ahli daei Kominfo kita sudah minta keterangan," paparnya.

Sejauh ini penyidikan dari barang bukti yang berhasil disita antara lain dari para korban yang ditemukan ditempat kos tersangka antara lain yakni alat komunkasi HP, nomor telpon, kain jarik dan tali rafia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00